MRT : Group Ride MRT 3rd menempuh jarak 70 km digelar Minggu pagi (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Kenapa setiap kepala daerah selalu memberikan kado sepeda dalam setiap kesempatan saat memberikan kuis kepada undangan terdiri anak-anak sekolah?. Seperti halnya di Kota Kediri, kini telah tersedia jalur bersepeda, pun demikian muncul sejumlah kelompok gowes.

Setiap akhir pekan atau pun hari libur nasional, para sepeda lebih memilih menuju Kawasan Gunung Wilis untuk menguji kemampuan fisik selain udaranya cukup segar.

Seperti disampaikan Ferdi Adriska Iskandar, Ketua Umum Melinda Roadbike Team (MRT) ditemui usai acara Group Ride MRT 3rd, pada Minggu pagi menempuh jarak mencapai 70km.

“Sebenarnya banyak manfaat olahraga bersepeda untuk segala usia, makanya kami dari MRT selalu kampanyekan bersepeda,” jelas Ferdi Adriska Iskandar, berprofesi sebagai dokter ini.

Diterangkan Ferdi Adriska Iskandar, diantara manfaat tersebut mampu mengendalikan berat badan.

“Dengan bersepeda meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh. Keluarnya energi daripada asupanakan membakar kalori saat sedang bersepeda. Ada satu temuan studi bahwa bersepeda setengah jam setiap hari akan membakar hampir lima kilogram lemak lebih dari setahun,” jelasnya.

Kemudian manfaat kedua, mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Dengan bersepeda secara teratur dapat merangsang dan memperbaiki jantung, paru-paru, sirkulasi darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Bersepeda akan memperkuat otot jantung dan mengurangi kadar lemak dalam darah.

Hal ini dibuktikan dalam studi di Denmark yang menunjukkan bahwa orang yang bersepeda secara rutin akan terpelihara dari penyakit jantung di usia tua.

Yang ketiga ini terkait mengurangi risiko kanker, selain mempertahankan pola makan yang sehat dan bersepeda secara teratur. Pada sebuah studi yang diterbitkan Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar, bahkan di usia tua, berisiko lebih rendah untuk terkena kanker paru dan kanker kolorektal. Studi lain juga menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus dan payudara.

Bagi tidak ingin terkena diabetes, dijelaskan dr. Ferdi Adriska, bahwa bersepeda adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko diabetes. Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa bahwa orang yang bersepeda lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes.

Manfaat kelima, bersepeda mampu meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot tubuh. Bersepeda dapat mencegah mengalami patah tulang akibat jatuh. Meskipun bersepeda tidak secara khusus membantu osteoporosis, namun, bersepeda merupakan bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoporosis, karena bersepeda adalah latihan ringan yang hanya akan memberikan tekanan sedikit kepada sendi. Sebuah studi juga menemukan bahwa setelah mulai bersepeda, kondisi pasien lansia dengan nyeri lutut dan osteoartritis semakin membaik.

“Yang terakhir, dengan bersepeda mampu stres karena membuat tubuh kita memproduksi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres atau bahkan depresi. Jadi jika ingin tubuh sehat dan selalu bahagia, mari kita bersepeda,” ungkap Ketum MRT, rutin setiap Minggu pagi menggelar gowes bersama. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.