Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar (FT/IST)

SURABAYA | duta.co – Awal bulan syawal 1440 Hijriyah, ketua tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar secara mengejutkan menginstruksikan kepada seluruh kader Nahdlatul Ulama supaya keluar dari Pejuang Islam Nusantara (PIN). Instruksi yang dimuat dalam video berdurasi 37 detik yang beredar luas di media sosial.

KH Marzuki Mustamar yang juga pengasuh Ponpes Sabilul Rosyad Sukun Kabupaten Malang dalam pernyataannya mengatakan bahwa kepada seluruh warga NU dan para kader NU karena satu dan lain hal beberapa orang di PIN, perilakunya tidak sejalan dengan kiai-kiai NU, maka disamping dirinya mengundurkan diri dari penasehat PIN Jatim.

“Saya juga menghimbau kepada kader-kader NU supaya tidak usah ikut PIN. Kalau sudah ikut PIN, segera keluar,” ujar KH Marzuki Mustamar dikutip dari video yang tengah viral, Kamis (13/6/2019).

Selain video, juga beredar surat penyataan kesediaan diri KH Marzuki Mustamar menjadi penasehat pengurus PIN Jatim dan mematuhi segala bentuk peraturan dan produk hukum yang berlaku dalam PIN. Surat kesediaan diri itu dibuat tertanggal 19 September 2018.

Sedangkan surat pengunduran diri sekaligus mencabut surat pernyataan kesediaan diri KH Marzuki Mustamar sebagai penasehat pengurus PIN Jatim dibuat tertanggal 11 Juni 2019 disertai materai 6000.

Sayangnya, saat dikonfirmasi baik melalui telepon maupun WhatApps, ketua tanfidziyah PWNU Jatim tidak menjawab. Bahkan muncul jawaban dari provider nomor yang bersangkutan sedang dialihkan.

Terpisah sekretaris PWNU Jatim, Prof Ahmad Muzakki saat dikonfirmasi terkait beredarnya video pernyataan KH Marzuki Mustamar telah keluar dan mengintruksikan kepada kader-kader NU agar mengikuti dan keluar dari Pejuang Islam Nusantara (PIN), mengaku tidak tahu apa-apa.

“Nggak ada apa-apa kok,” jawabnya singkat. (ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.