Ketua PERSI Jatim, dr Dodo Anondo. DUTA/dok

SURABAYA | duta.co  – Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap virus corona. Walau sejak Agustus jumlah kasus mulai menurun, namun tetap tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus terus dilakukan.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Jawa Timur, dr Dodo Anondo mengatakan di awal Oktober ini kasus mulai muncul lagi.

Beberapa tempat isolasi yang semula berkurang bahkan nol pasien, kini mulai kedatangan pasien baru lagi.

“Di Asrama Haji, beberapa hari lalu dalam sehari menerima 15 pasien dan pada 29 September 2021 menerima 25 pasien. Sudah ada 40 pasien positif di sana. Ini bukti bahwa kita tidak boleh lengah. Virus corona itu masih ada,” ujar dr Dodo.

Kenaikan ini kata dr Dodo terjadi tidak hanya di Surabaya tapi di daerah lain di Jawa Timur. “Karenanya pemerintah daerah tidak boleh lengah mengingatkan warganya agar tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Direktur RSI Surabaya Ahmad Yani ini.

Dikatakan dr Dodo, pasien yang dirawat di rumah sakit juga mulai menurun. Banyak rumah sakit yang mulai mengonversikan ruang isolasi Covid-19 menjadi ruang perawatan biasa.

Tapi, dr Dodo mengingatkan para direktur rumah sakit di Jawa Timur agar tidak seluruhnya mengonversikan ruang isolasinya menjadi ruang perawatan biasa.

“Harus tetap menyediakan ruang isolas khusus sebagai antisipasi. Karena kalau nantinya terjadi lonjakan tidak panik. Karena kemungkinan kasus naik itu sangatlah besar jika masyarakat tidak patuh,” tandasnya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry