Ketua PCNU Lamongan, Dr. Syahrul Munir nampak duduk di bagian belakang saat acara fefleksi May Day 2026 di halaman Kantor Disnaker Lamongan.(FT/Ardi).

LAMONGAN | duta.co – Insiden kurang mengenakkan terjadi dalam acara refleksi May Day yang digelar di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamongan, Kamis (30/4/2026) malam.

Ketua PCNU Lamongan, Dr. Syahrul Munir, dilaporkan mengalami perlakuan tidak pantas saat menghadiri kegiatan tersebut.Peristiwa bermula ketika Wakil Bupati Lamongan, Dirham Aksara, dijadwalkan hadir dalam acara yang mengusung tema “Membangun Keadilan dan Solidaritas”.

Saat acara hendak dimulai, seorang petugas yang disebut sebagai ajudan Wakil Bupati mendatangi Gus Syahrul—sapaan akrab Dr. Syahrul Munir—yang saat itu duduk di barisan depan, dan memintanya untuk berpindah ke barisan belakang.

Tanpa menunjukkan keberatan, Gus Syahrul dengan sikap legowo langsung berpindah tempat duduk ke bagian belakang. Namun, hingga acara selesai, ia tetap berada di posisi tersebut.

Kejadian ini dinilai sebagai bentuk perlakuan yang tidak pantas terhadap tokoh agama dan pimpinan organisasi keagamaan di Lamongan.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua PC Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Lamongan, Nirul Bahi Alhaidar atau Gus Irul, menyampaikan penyesalannya. Ia menilai kejadian tersebut mencederai etika penghormatan terhadap tokoh masyarakat.

“Peristiwa ini sangat kami sesalkan. Apalagi yang bersangkutan adalah Ketua PCNU Lamongan yang seharusnya mendapatkan penghormatan yang layak,” ujar Gus Irul, Senin (4/5/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, pihak yang melakukan tindakan tersebut bukan ajudan Wakil Bupati, melainkan petugas protokoler.

“Pak Bupati menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang dilakukan oleh petugas protokol. Bahkan yang bersangkutan saat ini sudah dinonaktifkan,” jelasnya.

Sebelumnya, kegiatan refleksi May Day yang digelar oleh PC Sarbumusi Lamongan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ratusan aktivis buruh dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.

Acara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keadilan dan solidaritas di kalangan pekerja. (ard)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry