SURABAYA | duta.co – Di tengah NU berkomitmen menjaga jarak dengan seluruh Parpol, tiba-tiba, Sabtu (22/1/22) siang,  nyelonong video pendek atas nama Media Center DPC PKB Kab. Bondowoso, dengan menampilkan KH Abdul Qodir Syam, dengan status Ketua PCNU Kab. Bondowoso.

Kalimat yang tertulis dan terucap dalam video berdurasi 00:48 detik itu, cukup mengagetkan. “’BUKAN PKB YANG PERALAT NU !! TAPI NU YANG PERALAT PKB” begitu bunyi kalimat berwarna putih dengan background merah tersebut.

Lalu, tampil lelaki dengan caption KH Abdul Qodir Syam, mengatakan,”Yang saya rasakan di Bondowoso itu, kita ini tidak pernah diperalat oleh Partai, PKB tidak pernah memperalat NU. Tetapi, NU yang selama ini memperalat partai untuk kepentingan dakwah Islamiyah di daerah kita ini,” jelasnya.

Makanya, tegasnya, saya tetap tegas untuk bagaimana ini bisa dirajut kebersamaan untuk kepentingan eee.., bagaimana menjalankan dakwah al amru bil ma’ruf, dan Islam wasathiyah yang dibangun oleh Nahdlatul Ulama. Demikian video pendek atas nama Media Center DPC PKB Kab. Bondowoso tersebut.

Tidak Main-main

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak main-main soal permainan PKB di kantor NU ini. Buktinya, PBNU kini memanggil dua ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyuwangi dan Sidoarjo atas dugaan keterlibatan dalam politik praktis dukung mendukung calon presiden.

Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi dengan tanda tangan Ketua PBNU Amin Said Husni dan Wakil Sekretaris Jenderal Nur Hidayat. “Atas arahan Ketua Umum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf) kami secara resmi memanggil dua ketua Cabang NU, Banyuwangi dan Sidoarjo,” kata Amin Said Husni, sebagaimana warta ngopibareng.id, Sabtu 22 Januari 2022.

Pemanggilan untuk “tabayun” ini tertuang dalam surat bernomor 21/C.I.16/01/2022 untuk Ketua PCNU Banyuwangi. Sedangkan pemanggilan untuk Ketua PCNU Sidoarjo tertuang dalam surat bernomor 20/C.I.16/01/2022.

Ada Laporan

Ketua PCNU Banyuwangi, tulis ngopibareng.id,  dipanggil setelah PBNU menerima laporan adanya agenda politik Pemilihan Presiden 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi. Bahkan kegiatan itu juga mereka gelar di kantor PCNU Banyuwangi pada Rabu, 19 Januari 2022, dengan mendatangkan salah satu bakal calon presiden

Sementara pemanggilan PCNU Sidoarjo terlandasi adanya laporan kegiatan yang terinisiasi DPC PKB Sidoarjo dan melibatkan seluruh MWC NU se Kabupaten Sidoarjo.

Terkait hal ini, Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo harus segera memberikan laporan tertulis dan lengkap untuk selanjutnya dua Ketua PCNU ini juga harus menyampaikan secara langsung kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU. Bagaimana dengan Ketua PCNU Bondowoso? Kita tunggu!. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry