
JOMBANG | duta.co – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Dr. H Abdul Malik menyampaikan keprihatinan atas kondisi nasional yang kian memanas dan merambah pada daerah. Menurutnya, situasi yang terjadi hari ini bukanlah peristiwa yang muncul tiba-tiba, melainkan akumulasi panjang dari perjalanan kebangsaan.
“Kita tahu bahwa kondisi masyarakat, terutama dari sisi ekonomi, memang tidak baik-baik saja. Hampir semua sektor hasilnya tidak terlalu baik. Ini harus menjadi perhatian serius para pengambil kebijakan, baik legislatif maupun eksekutif,” kata Pak Malik panggilan akrabnya kepada duta.coo Sabtu (30/8).
Lebih lanjut, Ia mengingatkan agar jangan sampai kesulitan ekonomi rakyat justru dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Tekanan sosial bisa memunculkan letupan emosi, dan itu rawan dipakai untuk kepentingan yang justru merugikan bangsa,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya menghimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk remaja masjid dan komunitas di Jombang, untuk menahan diri. “Silakan menyampaikan aspirasi, tapi gunakan ruang dialog dengan baik, sesuai aturan, dan tetap menjaga ketertiban,” lanjutnya.
Tak hanya menghimbau kepada warga kota santri, ia juga berpesan kepada para penguasa dan pejabat daerah agar berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. “Kondisi hari-hari ini sangat sensitif. Jangan sampai rakyat merasa ada ketidakadilan, karena itu bisa memicu gejolak lebih luas,” pungkasnya. (din)







































