DEN HAAG | duta.co – Kabar baik! Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda, membuka pendaftaran pelatihan pemrograman berbasis Python bagi pemula, per tanggal 14 Juli 2022 ini.

Pelatihan bertajuk “Python Basics and Object-Oriented Programming (OOP)”, ini digelar bersama Ilmuwan Muda Badan Antariksa Eropa. Pelatihan dilakukan secara daring via Zoom, satu kali pertemuan setiap pekan, mulai tanggal 13 Agustus sampai dengan 1 Oktober 2022.

Kegiatan ini diinisiasi pengurus Lakpesdam berdasarkan pengalaman, bahwa, pemrograman dan data science adalah keahlian yang sangat dibutuhkan di era teknologi informasi sekarang ini, utamanya agar mampu bersaing dalam dunia kerja, baik di bidang akademik maupun industri lokal dan global.

Pelatihan ini diselenggarakan secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk maksimal 15 orang, pelatihan membutuhkan peserta yang mau menyediakan waktu, kuota internet, komitmen dan motivasi belajar yang kuat.  Pelatihan dipandu salah satu pengurus Lakpesdam PCINU Belanda Dr. Trismono Candra Krisna.

Kang Tris, begitu biasa dipanggil, saat ini berkerja sebagai Aeolus Instrument Performance Engineer di European Space Agency – European Space Research and Technology Center (ESA-ESTEC) yang ada di kota Noordwijk, Belanda.

ESA adalah organisasi antarpemerintah yang terdiri dari 22 negara Eropa, yang didedikasikan untuk kegiatan eksplorasi luar angkasa. Fasilitas ESA tersebar di 8 negara, dengan ESTEC sebagai fasilitas terbesar yang dimiliki dan sekaligus sebagai jantung dari ESA.

ESTEC bertanggung jawab atas persiapan teknis dan pengelolaan proyek luar angkasa ESA dan memberikan dukungan teknis untuk satelit ESA, eksplorasi ruang angkasa, dan kegiatan penerbangan antariksa manusia. Dengan latar belakang pendidikan, kompetensi dan pengalaman professional Kang Tris, tentu saja kualitas dari kegiatan ini tidak perlu diragukan lagi.

Tentang keterlibatannya, Kang Tris yang menamatkan S1 & S2 di ITS Surabaya dan S3 di Universitas Leipzig di bidang Atmospheric Science ini menyatakan bahwa dia sangat merasa senang dan antusias bisa berkolaborasi dengan kawan-kawan Lakpesdam PCINU Belanda untuk berbagi ilmu tentang dasar-dasar pemrograman dan data science menggunakan Python.

”Python itu bersifat open source, dimana kita tidak perlu membeli lisensi sehingga bisa digunakan oleh semua orang,” tambahnya.

Oleh karena itu, menurutnya tidaklah mengherankan jika dalam satu dekade terakhir Python menjadi bahasa pemrograman yang paling pesat perkembangannya. Ditanya tentang pilihannya untuk menggunakan Python dengan model OOP alias Object Oriented Programming, Kang Tris memastikan bahwa, dengan OOP, kita akan belajar menulis program secara lebih terstruktur.

Setali tiga uang, Muqarramah S. Kurdi, biasa dipanggil Karra, salah seorang pengurus harian PCINU Belanda yang sedang menyelesaikan S3 di Groningen, menyatakan bahwa pengetahuan tentang data science sangat penting sekarang ini, terutama di dunia yang serba digital.

Karra berharap bahwa dengan pelatihan ini akan muncul kader data saintis dari NU yang mampu mengembangkan produk digital lokal dan berkontribusi untuk pembentukan platform-platform virtual baru yang bisa menembus kancah internasional.

Pelatihan pemrograman ini merupakan satu dari tiga program utama Lakpesdam PCINU Belanda masa khidmat 2021-2023. Dua program lainnya adalah Siniar /podcast bulanan untuk diaspora Nahdliyyin di Belanda, dan Pendataan/sensus Warga Nahdilyyin.

Tertarik mengikuti pelatihan pemrograman ini? Anda dapat segera mendaftarkan diri melalui formulir online berikut ini https://forms.gle/qY6APpLyJWGW5aJt5, atau dengan cara menghubungi narahubung yang tertera via email atau WA di +31626370823 (azzam). (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry