Jajaran Direktur LPEI dan PT Brisma foto bersama usai melakukan penandatanganan kerjasama pemasaran produk trade credit insurance. (duta.co/Istimewa)

JAKARTA | duta.co – Berbagai trobosan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekspor terus dilakukan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank. Salah satunya, LPEI melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama pemasaran produk trade credit insurance (TCI) dengan pialang asuransi PT Bringin Sejahtera Makmur (Brisma) yang notabenya anak perusahaan dari Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Penandatangan kerjasama ini, dilakukan langsung oleh Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U. Norhadi, dan Direktur Pelaksana Bidang Keuangan serta Operasional, Agus Windiarto, dan Direktur Utama Brisma, Noroyono. Penandatangan kerjasama ini, berlangsung di Kantor Pusat LPEI Prosperity Tower, Lantai 1 District 8, SCBD, Lot 28 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190 yang disaksikan oleh Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso, Kamis (4/8/2022).

Keterangan yang disampaikan Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kerjasama ini, tak lain untuk menambah akses pemasaran produk asuransi trade credit. “Lebih dari itu, LPEI juga akan membantu memberikan rasa aman para pelaku usaha atau eksportir Indonesia dalam melakukan transaksi ekspor,” jelas Rijani.

Lebih lanjut, Rijani mengatakan, salah satu mandat yang dimiliki untuk mendorong ekspor nasional yakni dengan asuransi ekspor. “Produk asuransi trade credit insurance berfungsi untuk menutup resiko gagal bayar oleh buyer. Sehingga produk ini dinilai sangat bermanfaat dan epektif untuk meningkatkan confidence level debitur atau para eksportir. Termasuk perbankan. Khususnya dalam melakukan penetrasi kepada negara tujuan dan buyer tertentu,” ujar Rijani.

Tak hanya itu saja yang disampaikan, Rijani, namun dia juga menegaskan bahwa, selain memasarkan produk asuransi TCI LPEI kepada para debitur atau eksportir, Brisma juga dapat memasarkan kepada perbankan. Khususnya dalam memberikan fasilitas AR financing dan atau kredit modal kerja lainnya. “Dengan demikian, diharapkan para eksportir dapat melakukan ekspansi pasar tanpa rasa was-was atau khawatir,” peparnya.

Dilain pihak, Direktur Utama Brisma, Nuryono, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada LPEI. “Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami bisa melaksanakan bekerjasama dengan LPEI. Kami berharap dapat menjadi mitra yang baik dan dapat melaksanakan mandat LPEI untuk mendorong atau mengejawantahkan ekspor nasional dengan baik,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI, LPEI memilki peran untuk meningkatkan ekspor nasional dalam bentuk penyediaan fasilitas pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi.

Fasilitas asuransi ekspor yang disediakan diharapkan dapat mendukung para eksportir Indonesia untuk melakukan ekspansi secara optimal dengan resiko yang lebih termitigasi.

Adapun dukungan fasilitas asuransi ekspor yang diberikan LPEI juga merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam mendukung peningkatan kinerja ekspor nasional agar semakin baik. Di sisi lain, dapat memberikan perlindungan dan keamanan bagi pelaku usaha Indonesia dalam melakukan transaksi ekspor. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry