Pgs. Direktur Utama bankjatim Ferdian Timur Satyagraha dan Direktur Utama GoPay Aldi Haryo Pratomo saat penandatanganan kerjasama di Surabaya, Rabu (7/8). DUTA/istimewa
SURABAYA | duta.co – Kerjasama Bank Jatim dengan salah satu layanan Gojek yakni GoPay diapresiasi.
Kepala tim peneliti Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) Rumayya Batubara mengatakan, bank-bank lain harus mengadopsinya.
Seperti diketahui, kerjasama Bank Jatim dengan GoPay untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Dan ini dinilai dapat berimbas pada peningkatan  Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dikatakan Rumayya, seharusnya bank lain juga perlu mengambil langkah seperti ini. Selama ini, masalah di Indonesia ialah masalah pendanaan APBD di daerah. Dengan pendekatan pembayaran ini tentu saja akan meningkatkan PAD.
“Dengan PAD yang lebih besar, berarti daerah lebih banyak melakukan aktivitas atau program untuk kesejahteeraan masyarakat. Jadi ini adalah hal yang perlu diapresiasi,” katanya, Jumat  (9/8).
Selama ini, sebut Rumayya, ada dua alasan kenapa masyarakat enggan membayar pajak. Pertama,  masyarakat yang memang sengaja tidak membayar.
Kedua adalah masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke tempat pembayaran pajak.
Menurut Rumayya, hadirnya sistem pembayaran pajak melalui GoPay seperti ini dapat membantu orang-orang yang memiliki kesibukan pekerjaan untuk bisa memenuhi tanggungjawab membayar pajak.
“Dengan sistem pembayaran online seperti ini, ini bagus sekali. Langkah ini akan meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Ke depan, Rumayya berharap tak hanya pembayaran PKB yang dapat diakses dengan GoPay, tapi juga pajak lainnya. Di antaranya pajak hotel dan pajak restoran.
Untuk diketahui, penandatanganan nota kesepahaman antara GoPay dan Bank Jatim terjadi pada acara puncak Peringatan Hari Koperasi ke 72 di Surabaya, Rabu (7/8).
Kerja sama ini dapat mempermudah masyarakat Jawa Timur dalam melakukan pembayaran PKB menggunakan Gopay lewat fitur GoBills yang tersedia di aplikasi Gojek.
Head of Sales GoPay, Arno Tse mengatakan pihaknya selalu berupaya untuk membantu meningkatkan layanan publik.
Dengan inovasi pembayaran non tunai ini, bisa membantu pengumpulan pajak menjadi leboh mudah, aman dan transparan. Sehingga masyarakat juga menjadi semakin percaya dengan kinerja pelayanan public.
 “Sebagai perusahaan teknologi karya anak bangsa, GoPay terus berupaya untuk menghadirkan kemudahan di berbagai aspek kehidupan masyarakat termasuk dalam membayar pajak,” sebutnya.
Pada Desember 2018 lalu, GoPay juga telah bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya meluncurkan inovasi pembayaran PNBP SIM dan SKCK menggunakan GoPay.
Selain itu, GoPay telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mencakup kerja sama di bidang UMKM, pariwisata, penerimaan pajak dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). end