Caleg DRPD Jawa Timur Dapil 1 Surabaya Nurwiyatno saat memberikan sambutan di depan ratusan adek enom yang tergabung dalam KEREN.

SURABAYA | duta.co – Caleg DRPD Jawa Timur Dapil 1 Surabaya Nurwiyatno mendapatkan dukungan dari anak muda yang tergabung dalam Kelompok Arek Enom (KEREN) Surabaya. Dukungan ini dinyatakan dalam deklarasi yang dihadiri ratusan arek enom di de’Panji cafe di Jalan Panjang Jiwo, Minggu (10/2/2019).

Ketua Kelompok Arek Enom (KEREN) Suroboyo, Moh Ageng Dendy Setiawan mengaku akan all out mendukung caleg Nomor Urut 3 dari Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 17 April 2019 mendatang. Cak Nur, sapaan Nurwiyatno, bisa mengerti terhadap aspirasi anak muda.

KEREN sebagai wadah anak muda untuk menyalurkan aspirasi. Dalam waktu dekat, kata Dendy, KEREN akan membuat kotak aspirasi yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk menampung aspirasi.

“Aspirasi ini akan kita salurkan melalui Cak Nur nantinya,” ujarnya.

Dendy menegaskan, banyak caleg millenial tapi hanya jargon semata. Namun berbeda dengan Cak Nur meskipun usianya tak lagi muda tapi dia mudah bergaul dengan semua kalangan, termasuk arek muda.

“Banyak orang mengaku millenial tapi sulit ketemu apalagi ngopi bareng arek enom, dan hanya Cak Nur yang selama ini mau mendengar curhat arek enom Surabaya,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut Dendy, pihaknya juga mendapuk Cak Nur sebagai bapaknya arek enom Surabaya. Apalagi dia akan maju dalam kontestasi Pileg 2019 menjadi caleg DPRD Jatim dari dapil Surabaya nomor urut 3 dari Partai Demokrat sehingga aspirasi arek enom Surabaya bisa diperjuangkan lebih baik.

“Anggota kami memang baru kisaran 200 an orang tapi akan terus berkembang seiring dengan semakin dikenalnya instagram KEREN dan deklarasi ini. Kedepan kami juga akan membikin website sendiri untuk menampung ide, gagasan dan karya arek enom Surabaya di berbagai bidang. Nanti kita akan buat Kotak Ide yang disebar di sejumlah cafe, ” jelas Dendy.

Mendapat dukungan dari KEREN,  Cak Nur mengaku berterimakasih. Cak Nur  merupakan putera daerah Surabaya yang lahir di kawasan Pasar Tembok Surabaya, pernah sekolah di SMPN 2 Surabaya, dan SMAN 6 Surabaya.

“Saya lama berkarier di Pemprov Jatim pernah menjadi kepala BPKAD, Inspektorat Jatim dan Pj Wali kota Surabaya. Saya bangga jadi arek Surabaya,” akunya.

Ia juga mengaku berterima kasih atas dukungan yang diberikan kelompok arek enom Surabaya. “Insya Allah saya paham dan siap membantu apa yang dibutuhkan anak muda Surabaya khususnya dan berusaha membantu memajukan Kota Surabaya,” pungkasnya. azi

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.