Becak wisata religi Sunan Bonang sedang mangkal dan menarik penumpang di Pintu masuk sebelah timur makam Sunan Bonang Tuban. (FT/SAD)

TUBAN | duta.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, menargetkan usai pemilihan umum (Pemilu) becak wisata Kebonsari sudah menggunakan tiket, atau sistem pembayaran tidak langsung ke penarik becak.

Sistem tersebut merupakan sistem baru yang diterapkan untuk menghindari aksi nakal oknum becak yang menarik ongkos melebihi ketentuan yang sudah dibuat.

“Target setelah Pemilu, naik becak di Sunan Bonang menggunakan tiket,” kata Gunadi Sekretaris Dishub Tuban.

Menurutnya, Dinas perhubungan saat ini tengah melakukan proses pendataan dan mengumpulan identitas abang becak yang beroperasi di wisata Sunan Bonang Tuban dan terminal kebonsari. Dalam pendataan, tukang becak juga menandatangani aturan yang telah disepakati bersama.

“Aturan itu berisi kesepakatan, termasuk sanksi jika ada pelanggaran,” jelas Gunadi.

Menurut Gunadi, penerapan tiket tidak hanya penataan tukang becak untuk ketertiban, akan tetapi penataan juga untuk kesejahteraan tukang becak

Sebab mereka akan dibuatkan rekening tabungan, dari setiap tiket yang didapat dari penumpang. Tarif tiket becak nantinya sebesar Rp 12 ribu dari terminal Kebonsari menuju makam Sunan Bonang. Dana itu Rp 10 ribu untuk tukang becak, sisanya Rp 1000 digunakan operasional penjaga tiket, dan Rp 1000 akan digunakan sebagai tabungan akhir tahun.

“Dari tiket itu nanti ada seribu rupiah yang ditabung, masuk rekening para abang becak,” lanjut Gunadi.

Saat sistem tiket diterapkan, para wisatawan yang turun dari bus, tidak bisa langsung naik becak. Tetapi langsung menuju loket yang telah disediakan petugas untuk membeli tiket naik becak. Kemudian abang becak akan mengantarkan wisatawan berdasarkan nomor antrian.

Sebelumnya, rencana Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan penataan direspon positif abang becak, ketua paguyuban becak Kebonsari, Nur Fahrudin mengatakan, jika penerapan itu akan membawa dampak positif bagi tukang becak maupun penumpang becak sendiri.

“Dampak positif itu yang diharapkan kesejahteraan abang becak maupun positif pengguna. Biar asumsi jelek Becak Sunan Bonang Tuban bisa dihilang ke depannya,” pungkasnya (Sad)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.