BPJS : Media gathering BPJS Kesehatan se - Jawa Timur (duta.co/Nanang Priyo)

SURABAYA | duta.co – Kepala RSAL Dr. Ramelan Surabaya, Laksamana TNI DR. IDG. Nalendra DI .Sp B.Sp BYMV (K)  mengatakan JKN-KIS sebagai wujud bahwa pemerintah berada di tengah masyarakat dalam dunia kesehatan, sesuai amanah undang – undang .Seiring dengan program JKN-KIS, justru memacu manajemen rumah sakit untuk memberikan pelayanan medis terbaik, cepat dan tidak membebankan sepeserpun kepada pasien.

“Tiap pagi, saya kontrol ke IGD serta ruangan lain, bertanya kepada pasien atas pelayanan rumah sakit,” jelas Kepala RSAL dr. Ramelan dihadapan sejumlah wartawan dalam media gathering bersama BPJS Kesehatan se – Jawa Timur di Ayola La Lisa Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Laksamana TNI DR. IDG. Nalendra DI .Sp B.Sp BYMV (K)  menambahkan dalam sehari, sedikitnya 500 pasien ditangani di rumah sakit milik Mabes TNI AL. Bila biasanya sehari hanya menjalankan operasi hanya 14 kali, setelah 4 tahun berjalan ditangan dr. Nalendra, kini sedikitnya 50 kali dilakukan operasi.

“Bisa dicek ke pasien kami, apakah ada yang mengeluhkan pelayanan kami. Sejak pukul 7 pagi, kami sudah melakukan pengirisan operasi. Kami fokus pada budaya kerja, dimana tim medis dan tenaga kontrak diberikan hak atas pekerjaan yang dilakukan. Yang jelas gaji yang kami berikan dj atas UMR Surabaya,” terangnya.

dr.Handaryo  MM AAK CRGP, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jatim menyampaikan program JKN-KIS, tidak ada kaitan dengan agenda politik.

“Maka selalu sampaikan program ini wujud gotong royong semua tertolong. Selama ini kami memang memiliki tagihan ke rumah sakit mencapai 461 milyar untuk 133.745 orang pekerja yang bukan penerima upah,” jelasnya.

Meski demikian, Deputi Direksi BPJS Kesehatan berharap semua warga untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS. Dengan ditingkatkan pelayanan dan peningkatan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, didukung tenaga kader, diharapkan jumlah peserta meningkat di Tahun 2019. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.