Kepala OJK Kediri, Slamet Wibowo (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Menyikapi kasus raibnya sejumlah uang pada nasabah BRI Unit Ngadiluwih, Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia, BRI serta pihak Kepolisian atas kejadian ini.

Dijelaskan Slamet Wibowo, Kepala OJK Kediri saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/3) mengimbau untuk menggunakan mesin ATM yang aman serta secara berkala mengganti pin.

Hilangnya uang kepada nasabah BRI dikabarkan mencapai 33 orang, menyita perhatian publik yang luar biasa. Atas kasus ini, OJK Kediri pun disibukkan untuk memberikan laporan dan diminta berkoordinasi bukan hanya kepada BRI saja.

“Kami juga minta kepada Perbankan lainnya, untuk melakukan pengamanan agar tidak terjadi masalah serupa,” jelas Slamet Wibowo.

Selain telah menggelar rapat koordinasi dengan semua perbankan, secara khusus Slamet Wibowo memberikan respon positif atas pernyataan diberikan Kepala BRI Cabang Kediri, Dadi Kusnadi yang akan mengganti semua uang nasabah yang hilang pada rekening.

“Memang kemarin kita memanggil Pak Dadi, selaku Kepala Cabang BRI Kediri terkait dengan langkah-langkah apa yang sudah ditempuh sama BRI. Tentunya kita ingin supaya kasus ini cepat selesai,” jelasnya.

Terkait modus dilakukan pelaku, diduga melibatkan jaringan ini, Slamet Wibowo membenarkan bila pihak Kantor Pusat BRI bekerjasama dengan Kepolisian melakukan investigasi terkait dugaan skimming rekening.

“Yaitu menduplikat pin ATM nasabah kemudian mengambilnya dengan melakukan sistem jaringan,” jelasnya.

Atas bentuk pertanggungjawaban diberikan BRI dan saat ini kasusnya sedang ditangani, Kepala OJK Kediri meminta masyarakat dan khususnya nasabah untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan berita yang simpang siur.

“Saat tim investigasi telah bekerja dan kami berharap masyarakat tetap tenang. untuk mengantisipasi tidak terjadi lagi, kami himbau kepada pihak perbankan melakukan pemeriksaan secara rutin dan memastikan ATM yang dimiliki benar-benar bersih, aman, nyaman serta beroperasi dengan baik. Kemudian kepada nasabah, untuk menjaga rahasia pin, mengganti pin secara rutin berkala,” jelas Slamet Wibowo. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.