PENGHARGAAN : Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Kemenristek Dikti RI Patdono Suwignjo memberikan IIRDI Award 2018 kepada Executive DLBS Raymond Tjandrawinata, didampingi Head of Corporate Communications Dexa Group Sonny Himawan. (ft/dok)

JAKARTA | duta.co – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI memberikan apresiasi kepada Dexa Medica sebagai industri yang berkontribusi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan produk farmasi yang memiliki keunggulan daya saing dan inovasi.

Hasil inovasi farmasi yang dikembangkan Dexa Medica saat ini terkait produk obat herbal modern dari bahan alam asli Indonesia yang diteliti ilmuwan dari laboratorium Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), Cikarang, Jawa Barat.

Penghargaan Innovative Industrial Research and Development Institution (IIRDI) Award 2018 diberikan Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Kemenristek Dikti RI Patdono Suwignjo kepada Executive DLBS Raymond Tjandrawinata, didampingi Head of Corporate Communications Dexa Group Sonny Himawan, di acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan 2018.

Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Patdono Suwignjo menjelaskan, Kementerian Ristek Dikti berperan untuk mendorong kemampuan perekayasaan, inovasi, dan difusi teknologi di badan usaha/industri secara berkelanjutan. Karena itu industri diharapkan terus bekerjasama dengan lembaga litbang, menciptakan dan menggunakan produk dan teknologi hasil litbang dalam negeri yang inovatif, efektif, dan efisien sehingga dapat memperkuat struktur dan daya saing ekonomi daerah dan nasional.

Keberhasilan Dexa Medica meraih IIRDI Award 2018 karena dinilai konsisten melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan, memanfaatkan dan mengembangkan hasil-hasil litbang dari lembaga litbang/perguruan tinggi, dan menghasilkan produk-produk inovatif melalui kegiatan litbang.

“Kami bersyukur sekaligus berterima kasih kepada Kemenristek Dikti atas apresiasi ini. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah untuk kegiatan penelitian dan pengembangan para scientist di Dexa Medica. Dengan apresiasi ini kami berharap akan menjadi lebih bersemangat lagi melakukan kegiatan litbang dalam menghasilkan produk farmasi yang inovatif dan berkualitas tinggi sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas, bangsa, dan negara,” kata Raymond.

Raymond menambahkan, terpilihnya Dexa Medica mendapatkan IIRDI Award 2018 ini karena dedikasi kepada riset dan pengembangan produk sampai hilirisasi, perolehan paten, kekayaan intelektualnya sampai ke komersialisasi produk, yang tidak hanya di Indonesia tapi hingga mancanegara.

Sedikitnya 35 produk inovasi dan publikasi ilmiah yang telah dilakukan Dexa Medica terkait kegiatan litbang selama tiga tahun terakhir. Produk inovasi ini di antaranya terkait dengan ekstrak bahan alam anti mual dan kembung, ekstrak bahan alam untuk batuk dan flu. Selain itu sekitar 20 hak paten terkait produk riset yang telah didaftarkan di sejumlah negara yakni Indonesia, Amerika, Eropa, Australia, Korea, dan Jepang. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.