Plh. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si., saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi SDM dalam Rangka Penguatan Program Quick Win di Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/11/2025).

SURABAYA | duta.co – Dalam upaya memperkuat implementasi Program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plh. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta mitra kerja, di antaranya Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Kepala Balai Diklat KKB Malang dan Jember, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Pengawas Juang Kencana, serta Tim Pemateri dari Universitas Sebelas Maret.

Dalam sambutannya, Sukamto menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting transformasi kelembagaan, di mana BKKBN resmi beralih nomenklatur menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

“Transformasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi Presiden Republik Indonesia Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Dengan mandat yang semakin luas, termasuk percepatan penurunan stunting dan optimalisasi bonus demografi, maka tuntutan terhadap kinerja kita juga semakin tinggi,” ujar Sukamto.

Ia menambahkan, Program Quick Win menjadi kunci percepatan hasil nyata di masyarakat. “Quick Win bukan sekadar target, tetapi trigger atau pemicu agar program-program prioritas segera memberikan hasil yang terukur dan dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sukamto, keberhasilan implementasi program Quick Win sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kegiatan peningkatan kompetensi ini sangat urgen dan strategis. Ibarat kendaraan tempur, sebagus apa pun mesin dan strateginya, keberhasilan di lapangan bergantung pada pengemudinya yaitu kita semua, SDM Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur,” tegasnya.

Plh. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, *Sukamto, S.E., M.Si., menyerahkan bantuan *Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada salah satu penerima manfaat kategori *3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD)* di Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/11/2025),

Dalam kesempatan tersebut, Sukamto juga memaparkan peran penting BKKBN dalam RPJMN 2025–2029, melalui misi memperkuat SDM, kesetaraan gender, serta membangun pemerataan ekonomi dari desa.

Program prioritas tersebut dijabarkan ke dalam lima Quick Win, yakni:
* Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
* Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak)
* GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
* SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya)
* SuperApps Pelayanan Tentang Keluarga Berbasis AI.

Selain itu, Sukamto menyoroti pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam RPJMN 2025–2029. Program ini menyasar kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita non-PAUD) dengan tujuan menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Implementasi MBG diharapkan dapat memperkuat ketahanan gizi keluarga dan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Dalam laporannya, Sukamto menyampaikan hasil capaian Program Bangga Kencana tahun 2024 di Provinsi Jawa Timur.Total Fertility Rate (TFR) tercatat 1,98./Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) mencapai 68,3 dari target 67,6./Unmet Need KB masih di angka 11,1 dari target 7,4./Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) meningkat dari 61,8 menjadi 62,7./Cakupan keluarga penerima program Bangga Kencana naik dari 79,4% menjadi 79,6%.

“Data ini menjadi bahan refleksi dan penyemangat kita untuk bekerja lebih efektif, efisien, dan inovatif ke depan,” ungkapnya.

Sukamto berharap kegiatan ini mampu menyamakan persepsi dan langkah seluruh jajaran dalam implementasi Program Quick Win di semua lini.

“Kita harus meningkatkan keterampilan, mengubah mindset, serta memanfaatkan teknologi agar mampu menjadi komunikator dan motivator andal di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya, Sukamto menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang berpartisipasi aktif.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Peningkatan Kompetensi SDM dalam Rangka Penguatan Program Quick Win Kemendukbangga di Lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Salah satu peserta program MBG 3B, Minarni (25), yang merupakan ibu menyusui, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan melalui program ini.
“Alhamdulillah, senang banyak yang support buat anak-anak stunting. Semoga program ini terus berkembang dan makin banyak membantu masyarakat, terutama ibu hamil dan yang punya anak balita,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal peningkatan kapasitas aparatur Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur dalam menghadapi tantangan pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.(gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry