SURABAYA | duta.co – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya meluncurkan sejumlah program unggulan dalam kegiatan pembinaan pegawai yang digelar Rabu, (16/4/2025) di Gedung Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur.

Acara ini dirangkai dengan momen halal bihalal sekaligus orasi pembinaan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.

Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy., dalam sambutannya menegaskan semangat perubahan dan kebangkitan jajaran Kemenag Surabaya untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota metropolitan satu-satunya di Jawa Timur.

“Saya memilih tempat ini karena hingga kini kantor Kemenag Surabaya belum memiliki gedung yang cukup menampung seluruh ASN. Tapi keterbatasan itu tidak menyurutkan semangat kita untuk meluncurkan program-program unggulan,” tegasnya.

Dalam suasana penuh semangat, Dr. Muslim menyampaikan bahwa Kota Surabaya siap menjadi role model pelaksanaan reformasi birokrasi dan penguatan Zona Integritas (ZI). “Surabaya bukan Lumajang, bukan Jember, bukan Bondowoso. Surabaya harus lebih hebat dan menunjukkan identitasnya sebagai pusat gerakan perubahan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Beberapa program unggulan yang diluncurkan di antaranya Gerakan Moderasi Beragama, Madrasah Digital, Literasi Guru melalui program “Satu Guru, Satu Buku”, serta dorongan agar seluruh madrasah memiliki program prioritas dan inovatif. Bahkan, para kepala madrasah diberi waktu satu tahun untuk membuktikan komitmennya, jika tidak, akan diganti.

“Orang hebat bukan hanya yang menang, tapi yang mau mencoba dan tidak menyerah. Maka saya minta semua kepala madrasah dan penyuluh agama jangan mengeluh ketika dituntut berinovasi,” tegasnya.

Tak hanya madrasah, Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) juga ditantang menunjukkan program kerja inovatifnya. Sebuah buku karya kolektif para kepala KUA juga diserahkan sebagai simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil yang berdampak besar.

Dalam orasinya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kemenag Surabaya.

“Saya bangga dan mengapresiasi ikhtiar Kemenag Surabaya dalam membangun integritas dan menjawab tantangan zaman melalui digitalisasi layanan dan pengembangan SDM madrasah. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan program-program ini sangat tergantung pada komitmen bersama, kolaborasi, serta sinergi antar unit kerja di bawah naungan Kemenag Surabaya. “Harapan kita, semua ini berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan kesejahteraan ASN serta masyarakat,” imbuhnya.

Menutup kegiatan, Dr. Muhammad Muslim menegaskan bahwa Kemenag Surabaya siap menjadi pelopor perubahan dan optimis membawa nama baik Jawa Timur di tingkat nasional. “Surabaya Wani! Surabaya Siap Berkibar!,” serunya penuh semangat. (gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry