
PASURUAN | duta.co – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui program “The Most KUA: Move for Sakinah Maslahat.” Program ini menjadi upaya menghadirkan layanan jemput bola kepada masyarakat melalui Kantor Urusan Agama (KUA).
Program tersebut merupakan bentuk optimalisasi Pembinaan Keluarga Sakinah yang dikemas dalam layanan bergerak atau mobile service, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh bimbingan keluarga meskipun sedang menjalani aktivitas ibadah di bulan Ramadan.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, Achmad Shampton, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk mendekatkan peran KUA kepada masyarakat.
“Kami ingin KUA tidak hanya menjadi tempat administrasi pernikahan, tetapi benar-benar hadir memberikan solusi dan pembinaan keluarga sakinah secara langsung di tengah umat. Di bulan Ramadan ini, semangat ‘Move’ atau bergerak menjadi kunci pelayanan kami,” ujarnya, Rabu (4/3).
Fokus pada Maslahat Umat
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan, Agus Suhery, menjelaskan bahwa program Move for Sakinah Maslahat akan melibatkan para penyuluh agama dan penghulu untuk turun langsung ke masyarakat.
Melalui program ini, sejumlah layanan akan diberikan kepada masyarakat, di antaranya:
- Konsultasi Keluarga Sakinah, yaitu layanan bimbingan bagi pasangan suami istri untuk membangun rumah tangga yang harmonis.
- Edukasi Religi, berupa penyampaian literasi keagamaan yang moderat dan bermanfaat bagi masyarakat.
- Peningkatan akses layanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan KUA tanpa harus datang langsung ke kantor pada jam kerja tertentu.
Program ini diharapkan dapat menjadi role model pelayanan publik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui slogan “Sakinah Maslahat,” Kemenag Pasuruan berupaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun kesejahteraan sosial di masyarakat. (Puj)




































