Dewan Komisaris Telkom Pontas Tambunan melihat rumput laut dikeringkan disela menyerahkan pinjaman kepada Petani rumput laut Mitra Bahari, Sumber Rejeki dan Citra didampingi Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Djatmiko.|DUTA/DOK
Dewan Komisaris Telkom Pontas Tambunan melihat rumput laut dikeringkan disela menyerahkan pinjaman kepada Petani rumput laut Mitra Bahari, Sumber Rejeki dan Citra didampingi Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Djatmiko.|DUTA/DOK

SURABAYA – Telkom menggelontorkan dana pinjaman Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar 15 M untuk 432 Mitra Binaan, termasuk 30 Mitra Binaan Budi Daya Rumput Laut di Dusun Jumiang, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Penyerahan pinjaman diserahkan Dewan Komisaris Telkom Pontas Tambunan, kepada Petani rumput laut Mitra Bahari, Sumber Rejeki dan Citra saat melakukan kunjungan kerja didampingi oleh Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Djatmiko.

Sejak adanya program ini tahun 2001, pinjaman bergulir sebesar Rp 550 miliar telah disalurkan kepada 22 ribu mitra binaan tersebar di empat provinsi, Jatim, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Dana tersebut merupakan penyerapan dana dari Telkom Community Development Center (CDC).

“Dana UMKM ini bagian CSR Telkom, perusahaan milik negara BUMN.” ungkap Pontas sesaat setelah selesai menyalurkan pinjaman bergulir di Gazibu, Pantai Jumiang, Pamekasan.

Selain membina mitra UMKM bidang usaha lainnya Telkom juga menaruh perhatian kepada mitra usaha budi daya rumput laut.  “Hal ini agar mitra binaan Telkom selalu ingat dan memakai produknya Telkom,” sambung Pontas.

Menurut Pontas, bisnis budi daya rumput laut Indonesia ini terbaik nomor 1 di dunia. prospeknya juga bagus bahkan mengalahkan bisnis petani tebu. Nilai jualnya pun sudah sampai ke luar negeri.

“Rumput laut Indonesia ini dalam perjalanan ekspornya mampir dulu ke negara Cina dibikin tepung. Dan Orang Jepang sendiri jauh-jauh dari negaranya untuk memberikan bantuan CSR supaya lebih dekat dan bapak juga memakai mobil toyotanya.” ungkap Poltas.

Pontas menyampaikan bahwa program CSR ini merupakan program Telkom yang terus berkelanjutan. Para petani budi daya rumput laut di Desa Jumiang ini masing-masing telah mendapatkan bantuan dari Telkom CDC sejak 2 bulan lalu.

Untuk pinjaman awal dari Telkom, petani rumput laut ini ada yang mendapatkan dana pinjaman 5 juta, 10 juta dan 15 juta. Tergantung dari luas penanaman budi daya rumput lautnya. Ada juga para petani rumput laut merealisasikan pinjamannya untuk pembelian bibit rumput laut.

Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Djatmiko, menambahkan, bisnis budi daya rumput laut ini sangat menguntungkan dibandingkan bisnis lain. “Untuk itu Telkom CDC tak pikir lama menyalurkan pinjaman,” jelas Djatmiko.

Program pinjaman bergulir atau disebut sebagai program kemitraan ini sejatinya merupakan bagian dari program CDC Telkom, yang terdiri dari program kemitraan dan bina lingkungan. Program kemitraan ini murni diperuntukkan untuk mitra binaan, dari berbagai segmen usaha seperti konveksi, pengrajin, usaha bengkel, pedagangan. Serta di bidang pertanian, perkebunan, pertanian, peternakan dan lainnya. (imm)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan