ITTelkom Surabaya khususnya Fakultas Informasi dan Industri mengadakan focus group discussion membahas mengenai kurikulum bertempat di ruang auditorium ITTelkom Surabaya. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co –  Guna meningkatkan kualitas pembelajaran sebagai bagian dari tekat Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang dapat bersaing di bursa kerja menjadikan suatu Perguruan Tinggi terus melakukan evaluasi dalam menciptakan kurikulum terbaik. Tidak lepas dari itu, ITTelkom Surabaya khususnya Fakultas Informasi dan Industri mengadakan focus group discussion membahas mengenai kurikulum bertempat di ruang auditorium ITTelkom Surabaya.

Sebagai kampus berbasis ICT dengan focus bidang maritime, transportasi dan logistik, Rabu 15 September 2021 focus group discussion ini mengambil tema “Moving forward with education and technology for maritime, transportation, and logistics in the industrial era 5.0”.

Mengundang beberapa narasumber dari ahli dan professional di bidang maritime, transportasi dan logistik sebagai bahan Menyusun kurikulum sehingga lulusan ITTelkom Surabaya dapat menjawab tantangan dan kebutuhan.

“Acara ini ada beberapa sesi yang dibagi dalam dua hari (15-16 September 2021) dimana masing-masing sesi membahas mengenai kurikulum di masing-masing bidang fokus kita (maritime, transportasi dan logistik) yang dimulai dengan diskusi panel dari PT. Pos Logistik, Dinas Perhubungan Kota Surabaya serta PT Telkom Indonesia.” jelas Helmi Widyantara, Dekan Fakultas Informasi dan Industri ITTelkom Surabaya.

Sederet ahli yang dihadirkan dalam diskusi bidang maritime antara lain Prof. Dr. Ir. Buana Ma’ruf, M.Sc., MM, MRINA (Profesor Bidang Teknologi Maritim, Manajemen Teknologi & Inovasi), Johanes Wahyu Hertanto (Senior Manajer Pelayanan Kapal, PT. PELINDO III). Di dalam bidang transportasi yakni Prof.Ir. Hera Widysatuti M. T., Ph.D (Profesor Bidang Safety Transportation, ITS) serta Putra Lingga Tan (Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Surabaya yang dilakukan secara daring. Sementara untuk bidang logistik yakni Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M. Eng., Ph.D., CSCP. (Guru Besar Bidang Supply Chain Engineering, ITS) yang dilakukan secara daring dan Ninil Indrasari (Surabaya Branch Manager, PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

“Berbeda dengan hari pertama, kami juga mengundang narasumber berbeda di hari kedua sesuai dengan masing-masing bidang yang kami fokuskan. Hal ini untuk mengembangkan fokus bidang ajar kami dan memperkaya insight dalam pembentukan kurikulum.” imbuh Helmi.

Pada hari kedua sendiri, FGD dibagi menjadi dua sesi dengan narasumber yang dimaksud antara lain Iwan Syarif, S.Kom., M.Kom., M.Sc., Ph.D. (APTIKOM Wilayah VII Ketua Kluster 1 Bidang Pengembangan Perguruan Tinggi, Dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Dr.Eng. Herman Tolle, S.T., M.T. (Anggota APTIKOM Wilayah VII, Wakil Dekan I Bidang Akademik), Ir. Markus Hartono, ST., M.Sc., Ph.D., CHFP., IPM., ASEAN Eng. (Tim Kurikulum Inti BKSTI Wilayah VII) dan Tony Dwi susanto, S.T., M.T., Ph.D. (ITIL, COBIT, TOGAF) – (Penasihat Organisasi AISINDO Wilayah VII). Imm

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry