POIN : Penjaga gawang Persiba Riki Pambudi tampil gemilang meski kebobolan dua gol (Nanang Priyo/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Sosok baju putih kembali berdiri di atas rumput hijau memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat menjamu Persiba Balikpapan, dalam lanjutan Liga II Wilayah Timur di Stadion Brawijaya, Kamis (19/9) sore. Budiarjo Thalib menyatakan bersyukur atas raihan tiga poin dengan kemenangan 2-0 dari tim tamu. Atas hasil ini, tim Macan Putih kembali menduduki tahta dengan 27 poin

Bermain sama kuat di babak pertama, akhirnya gawang Persiba dikawal Riki Pambudi, berhasil dibobol tukang gedor andalan Persik, Septian Satria Bagaskara, pada menit ke-57 dan 67. Umpan silang disambut heading untuk gol pertama, kemudian gol kedua atas sontekan keras dari kaki pemain yang juga membela Timnas U-23 ini.

Sontak, menggetarkan Kandang Macan Putih, dimana saat memasuki babak kedua, Persikmania menggelar aksi ‘One Paper One Man’. Sebagai bentuk penghormatan menggenang jasa almarhum Presiden Bj. Habibie. Dalam jumpa pers, Coach Budi Jo memang menginstruksi anak asuhnya untuk meraih poin dengan terus menyerang. Namun beberapa kali peluang emas terbuang sia-sia.

“Babak kedua kami lakukan perubahan dan membuahkan gol, dengan memasukkan sejumlah pemain serta mendorong winger untuk lebih berani main hingga di depan gawang lawan. Secara tim telah bermain bagus, namun kami akan kehilangan Risna saat melawan Mitra Kukar,” jelas Coach Budi Jo.

Pelatih asal Makasar ini pun, tidak ingin anak asuhnya terganggu konsentrasinya menghadapi 4 laga tersisa, yaitu 3 di kandang dan tandang sekali melawan Tuban. “Tetap jaga konsentrasi dan kami akan sapu bersih semua poin,” terangnya.

Persiba Tanpa Pelatih

Pada kubu lawan, tanpa didampingi pelatih kepala Satia Bagdja dalam laga pekan ke-17 ini, dikarenakan kakak kandungnya mengalami sakit keras di Jakarta, akhirnya digantikan Pelatih kiper, Djarot Suprianto. Beberapa kali peluang emas tim Beruang Madu terbuang sia-sia, dan Djarot menyatakan permintaan maaf kepada warga Balikpapan dan suporter Balistik yang hadir di Stadion Brawijaya.

‘Ada beberapa permasalahan teknis tadi di lapangan, sejumlah peluang tidak membuahkan gol. Tim Persik bisa menyelesaikan sejumlah peluang termasuk angin yang begitu besar mengarah ke gawang kami saat babak kedua. Yang jelas kami tidak ingin terdegradasi dan sisa pertandingan harus mampu raih poin,” terangnya.

Meski mampu menyumbangkan 2 gol, namun kabar buruknya Satria Bagaskara dan Alexvan Djin tidak akan bisa memperkuat sisa pertandingan karena harus mengikuti TC bersama skuad Garuda Muda proyeksi Sea Games Cina.

“Saya sebenarnya tidak menggejar top score, namun saat ada peluang tidak akan saya sia-siakan. Saya optimis di sisa pertandingan bisa meraih poin penuh, namun saya dengan Alex berbenturan dengan jadwal TC Timnas,” jelasnya. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry