SUMPAH : Rektor terpilih Unisma, Prof Dr H Masykuri Bakrie MSi saat membacakan sumpah jabatan. (ft/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr H Masykuri Bakrie MSi kembali terpilih memimpin kampus kebanggan NU ini untuk periode masa bakti 2018 sampai 2022. Setelah membawa Unisma berkibar meraih berbagai prestasi, kini ia berjanji akan membawa kampus ini berlari lebih kencang lagi.

Usai dilantik menjadi Rektor Unisma untuk kedua kalinya Prof Masykuri sudah berancang-ancang untuk membawa perubahan kampus hijau ini untuk berlari mengejar prestasi tertinggi lagi.

“Prioritas utama pada masa kerja 5 tahun kedepan saya sudah mencanangkan untuk penataan kelembagaan yang akan lebih disempurnakan. Periode kedua saya nanti percepatan harus lebih kencang,” ungkapnya.

Acara pelantikan yang digelar di Hall Abdurahman Wahid lantai 7 gedung Ali bin Abutholib komplek kampus Unisma. Turut menyaksikan dan hadir langsung para pimpinan daerah Malang Raya seperti Walikota Malang dan Wakil Walikota Malang, Bupati Kabupaten Malang, Sekertaris Daerah kota Batu.

Prof Masykuri kepada awak media mengatakan  bahwa dalam masa kerja yang kedua, sebagai orang nomer satu di Unisma akan memprioritas peningkatan managemen dan sumber daya manusia, dimana seluruh dosen akan didorong mengambil S3, targetnya 75 % dosennya akan bergelar Doktor, setelah itu mereka akan didorong juga unt menjadi Guru Besar.

“Akhir tahun 2019 nanti ditargetkan ada 2 Guru Besar yang lahir. Maka dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun kedepan ada 7 sampai 8 Profesor yang ada kampus kebanggaan warga NU ini,” paparnya.

Prof Masykuri mengakui tantangan persaingan perguruan tinggi yang ada semakin ketat, namun Unisma yakin akan mampu menjadi yang terbaik. Hal tersebut dibuktikan dengan progres prestasi yang luar biasa, lantaran beberapa hari lalu kampus ini berhasil masuk ranking 5 perguruan tinggi terbaik di Dikti Jatim, yang tahun lalu masih menduduki posisi ke 7.

Saat ini Unisma sendiri telah memiliki hampir 400 dosen, yang 90 orang telah bergelar Doktor, dan 16 Guru Besar.

“Jumlah tersebut akan segera ditingkatkan seiring target kami yang akan menjadikan Unisma terkreditasi nasional maupun di tingkat Asean,” pungkasnya. (dah)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.