NARKOBA : Kejadian aksi lempat narkoba kembali terjadi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kediri (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Dikutip dari sejumlah media, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kediri, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika diduga jenis Sabu – Sabu yang sengaja dilempar dari luar tembok Lapas. Namun kini  menjadi pertanyaan, apakah tidak ada keterlibatan oknum petugas Lapas? Karena kejadian aksi lempar ini tidak hanya sekali ini terjadi. Saran berikutnya perlunya diberlakukan aturan yang tegas serta sterilisasi di area Lapas tersebut.

Aksi lempar ini langsung mendapatkan sorotan dari Ketua Jaringan Masyarakat Anti Narkotika (JAMAN) Wilayah Kediri, Roy Kurnia Irawan. Lelaki akrab disapa Bang Roy ini juga merupakan keluarga besar Lapas Kediri dan dibesarkan di lingkungan Kecamatan Mojoroto. Dia melihat tidak ada inovasi berupa fisik, terutama perlunya tembok bangunan untuk lebih ditinggikan agar tidak terjangkau terutama aksi lempar ini.

“Dugaan adanya oknum lapas perlu ditindaklanjuti, juga kawasan Lapas harus steril. Tidak boleh ada bangunan apapun serta harus diawasi baik penjaga ataupun dengan kamera pengintai CCTV yang merekam selama 24 jam. kemudian bangunan tembok yang menggelilingi harus ditinggikan untuk antisipasi terjadinya kembali aksi lempar. Ingat Narkoba adalah musuh bersama,” tegasnya, dikonfirmasi Minggu (14/02).

Sesuai isi berita atas aksi lempar di Lapas, disampaikan Kalapas Kediri, Asih Widodo diketahui petugas jaga Blok A dan petugas pengawas menara atas sekitar pukul 14.30 WIB. Saat mereka mendengar bunyi benda jatuh tepat di daerah kamar mandi blok A. “Seketika itu juga petugas blok A dan pengawas menara atas langsung melaporkan kejadian tersebut kepada komandan jaga,” ucap Kalapas Kediri Asih Widodo Sabtu kemarin.

Ditemukan benda dengan ukuran kotak yang dibungkus dengan lakban berwarna cokelat. Benda tersebut langsung dibawa untuk diperiksa. Setelah dibuka, petugas menemukan satu unit telepon seluler lengkap dengan pengisi daya dan headset. “Selain itu, kami juga menemukan satu plastik klip kecil kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu seberat 1 gram,” imbuhnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry