Prabowo Subianto (duta.co/dok)

JAKARTA | duta.co – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2019 mendatang. Rencananya, deklarasi Prabowo sebagai capres presiden akan dilakukan Partai Gerindra saat perayaan ulang tahun ke-9 nanti.

“Tentang capres Insya Allah kami akan kembali calonkan beliau (Prabowo Subianto) tahun 2019 nanti,” ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani usai pertemuan dengan relawan Anies-Sandiaga di Roemah Djoeang, Jalan Kertanegara nomor 17, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Muzani, Jakarta, Senin (9/1) malam.

Pemilihan hari jadi Partai Gerindra dirasa tepat. Meski begitu, kata Muzani, jadwal deklarasi Prabowo sebagai presiden masih mencari momen tepat. “Kalau 6 Februari adalah HUT Gerindra ke 9 dan kami sedang rencanakan kegiatan (deklarasi) di HUT tersebut. Tapi kami masih cari momentum yang tepat,” jelas Muzani.

Tak hanya itu, Muzani menegaskan Partai Gerindra juga tengah fokus pada pemenangan paslon cagub dan cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Bukan hanya itu, pihaknya juga menargetkan mampu meraup banyak kemenangan dalam Pilkada Serentak pada 15 Februari mendatang di sejumlah wilayah Indonesia. “Saat ini kami sedang berkonsentrasi pada pemenangan Pilkada DKI dan daerah lain,” terangnya.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sudah bersiap diri untuk maju kembali di pesta demokrasi terakbar negeri ini, Pemilu Presiden 2019. Mayoritas kader Partai Gerindra sudah bertekad untuk kembali bekerja keras mengantarkan Prabowo untuk menjadi presiden pada tahun 2019 mendatang. Artinya, Partai Gerindra bakal mengusung Prabowo di tiga pemilu presiden berturut-turut.

Pencalonan Prabowo di pemilu presiden 2019, menurut rencana, bahkan akan diumumkan di hari spesial, yaitu saat ulang tahun Partai Gerindra pada 6 Februari mendatang.

Hingga masa pencapresan tiba, Prabowo sudah berkomitmen, jika dirinya tetap akan mendukung jalannya Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla. Ikrar Prabowo itu, salah satunya ditunjukkan lewat momen “diplomasi berkuda” bersama Presiden Joko Widodo di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat.

Pernyataan itu didukung perkataan Presiden Jokowi “rivalitas ada pada saat pilpres itulah demokrasi setelah itu bersama-sama bahu membahu membangun negara dari segala sisi”.

Sebelum Partai Gerindra menyatakan akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Partai golkar, juga sudah mendeklarasikan niatnya untuk mengusung Jokowi di pemilu presiden 2019 mendatang. net

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan