Dr Teguh Herlambang

Dosen Prodi Sistem Informasi Fakultas Ekonomi Bisnis Teknologi Digital

MANUSIAA menggunakan teknologi karena memiliki akal. Dengan akalnya manusia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman,dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.

Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas manusia. Manusia juga sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi teknologi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.

Saat ini banyak sekali teknologi yang berkembang di jaman yang serba digitalisasi.  Pada 1990-an dan awal 2000-an, teknologi masih bisa dikendalikan oleh manusia, namun ketika beranjak 2010 sampai sekarang, teknologi baik smartphone ataupun teknologi online lain yang menguasai manusia.

Kita bisa melihat saat ini rata-rata semua orang tidak bisa terlepas dari Smartphone, dimanapun smartphone akan selalu dibawa , bahkan anak kecilpun juga sudah bisa mengoperasikan smartphone. Kapanpun dan dimanapun, teknologi seolah telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Di rumah, di jalan, di tempat kerja, di sekolah atau kampus, di pusat perbelanjaan, rumah makan, tempat rekreasi atau hiburan, di kantor pemerintah, dan bahkan di tempat ibadah, teknologi hadir mengisi setiap aspek kehidupan kita.

Setiap individu akrab dengan berbagai piranti teknologi. Nyaris setiap orang kini memiliki ponsel (telepon seluler) yang terhubung internet. Ponsel pintar (smartphone) kini tidak sekedar piranti komunikasi, namun juga piranti penyedia informasi, pengetahuan dan sekaligus hiburan.

Hanya berbekal sebuah ponsel pintar, misalnya, kini kita tidak saja bisa saling mengabarkan keadaan keluarga melalui telepon, SMS (short message service), media sosial (Facebook, WhatsApp, BBM, Twitter, dan lain-lain), atau video call service (Skype atau Google Hangout), namun juga bisa membaca berita melalui koran online Kompas.com atau blog Kompasiana, mengunduh artikel jurnal untuka mengerjakan skripsi dari Google Scholar, menonton live streaming pertandingan sepakbola Derby Milan yaitu Inter Milan vs AC MIlan atau mendengarkan rilis lagu terbaru melalui Youtube, membeli baju dan celana melalui Bukalapak.com atau lainnya, memesan ojek online melalui Gojek  atau Grab, hingga mematikan AC ruangan ketika kita sedang berada di kantor menggunakan aplikasi di samrtphone.

Dalam bidang perekonomian, teknologi keuangan baru (the new financial technologies) seperti internet banking, mobile banking, e-commerce, sistem transaksi NFC (near field communication), Selain itu, kita sekarang juga sudah terbiasa menggunakan E-Toll, pemesanan tiket kereta api ataupun pesawat juga sudah bisa dilakukan di rumah dengan berbagai aplikasi yang ditawarkan memungkinkan manusia untuk melakukan aktivitas ekonomi dengan cara-cara baru secara lebih efektif dan efisien.

Hanya dengan berbekal sebuah ponsel pintar dan beberapa klik jemari tangan, misalnya, kini kita bisa melakukan transaksi perbankan atau membeli barang bernilai jutaan rupiah, berinvestasi tanpa melibatkan bank dengan bantuan sistem mata uang digital cryptocurrency seperti Bitcoin. Bersama penemuan-penemuan teknologi lainnya, teknologi keuangan baru telah mengubah cara hidup kita, manusia digital pasca-modern, secara berbeda dan revolusioner.

Lebih jauh, teknologi komunikasi baru (the new communication technologies), terutama media sosial, dikhawatirkan akan menggantikan pola komunikasi dan interaksi sosial tradisional. Dalam model komunikasi dan interaksi sosial tradisional, pertemuan antar-individu yang begitu hangat, dengan eye contact dan persentuhan kulit, ditakutkan akan semakin jarang terjadi dan digantikan oleh interaksi sosial artificial melalui WhatsApp, Facebook, Twitter ataupun Instagram.

Perkembangan teknologi industri terkini juga dituduh akan mengancam banyak posisi tenaga manusia di dunia kerja. Angka pengangguran akan bertambah karena tenaga manusia digantikan oleh teknologi robot dan mesin cerdas. Pekerjaan-pekerjaan seperti kasir, teller perbankan, resepsionis, tukang pos, operator telepon, operator pintu tol, agen perjalanan, hingga juru parkir diperkirakan akan hilang dan digantikan oleh mesin-mesin cerdas buatan manusia. Pada saat itu, dikhawatirkan akan muncul konflik global berkaitan dengan dampak disrupsi teknologi terhadap kehidupan manusia. Semoga dengan adanya teknologi yang semakin maju pesat, tidak akan mengurangi aktifitas manusia layaknya sebagai makhluk sosial dan tidak membuat manusia menjadi manja dan kurang bergerak karena semua fasilitas bisa digunakan tanpa meninggalkan rumah sekalipun. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry