M Muhtadi, keponakan Almarhum Gus Maksum. (FT/nng)

KEDIRI | duta.co – Pernyataan bahwa Mahfud MD ngaku-ngaku NU, mendapat perlawanan dari keluarga Pagar Nusa, sebuah lembaga pencak silat Nahdlatul Ulama (NU). M Muhtadi, keponakan almaghfurlah KH Maksum Djauhari (Gus Maksum) menolak keras tudingan tersebut.

“Ini tidak ada urusan dengan bursa Cawapres, sama sekali tidak. Kami heran dengan pernyataan kiai yang meragukan perjuangan dan ke-NU-an Pak Mahfud MD. Beliau itu sosok santun, lahir dan dibesarkan di kalangan NU. Bahkan ke-NU-annya mewarnai pemikiran beliau dalam menyikapi segala bentuk permasalahan,” terang M Muhtadi, keponakan Almarhum Gus Maksum, kepada duta.co Rabu (11/7/2018).

Cak Muh, sapaan akrabnya kemudian membuka lembaran sejarah, di mana pada Pemilu 2014, Mahfud MD menjadi rebutan,  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bisa diusung. Ini menunjukkan Mahfud MD adalah tokoh NU 24 karat.

Bahkan Ketua Umum PKB, H Muhaimin Iskandar saat itu menyatakan tinggal menunggu waktu, hingga akhirnya batal diusung. Pun demikian, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, mengungkapkan, bahwa mantan Ketua MK masuk kriteria diusulkan PPP sebagai calon wakil presiden pendamping Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

“Bila menilik sejarah dan pernyataan Sekjen PPP, lalu ada pernyataan yang berbeda, ini menjadikan masyarakat bingung. Belajar dari Pilkada Serentak, kami berharap para tokoh politik, demikian juga ulama untuk menahan diri. Masyarakat sekarang tidak bodoh kok, apalagi dengan kecanggihan teknologi,” tegas Cak Muh. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.