Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi (atas) dengan Tim KSPM yang berhasil memenangi program hibah nasional Dikti Kemendikbud.

MALANG | duta.co– Prestasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) skala nasional dan internasional mendominasi di tahun ini. Jika sebelumnya meraih Hibah Wirausaha KBMI dan Hibah Kredit Transfer Internasional, kali ini giliran Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) memenangkan hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D).

Menurut Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi, bahwa KSPM fakultas ini dinyatakan lolos berdasarkan surat Direktur Pembelajaraan dan Kemahasiswaan Dikti Kemendikbud Ristek. Hal ini menjadi kebanggaan dan semangat yang luar biasa, pasalnya di 2021, meskipun pandemi meradang. Namun mahasiswa FEB Unisma mampu berkreatifitas dan menunjukan kualitas serta eksistensi dalam peningkatan mutu pendidikan.

“Kami bersyukur serta mengapresiasi atas prestasi Fahri Rahmatullah, Ketua KSPM yang lolos proposal PHP2D dengan judul Model Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengelola Bank Sampah sebagai Modal Investasi di Pasar Modal,” ungkap Diana.

Dekan yang dikenal inovatif ini menyatakan pula bahwa program merupakan kolaborasi yang apik dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Juga merupakan edukasi investasi di pasar modal Indonesia sekaligus berupaya mendukung perekonomian Indonesia melalui pasar modal.

Menurutnya, KSPM FEB Unisma yang meraih pendanaan PHP2D ini diusulkan oleh para pengurus. Dari angkatan 2018 sebanyak 7 mahasiswa, 8 mahasiswa angkatan 2019 dengan Khalikussabir SE MM sebagai dosen pembimbing. Mereka berasal dari Prodi Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah, diantaranya adalah Fahri Rahmatullah, Devinda Larasati, Chusnul Chotimah, dan Cindi Widayawati, serta beberapa lainnya.

Fachri beserta teman-temannya, berharap, semoga dengan adanya program PHP2D ini, dapat menjadikan FEB Unisma selalu terdepan dalam berbagai prestasi melalui program pemberdayaan desa.

“Lewat Laboratorium inovasi, Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia, kami jadikan sarana edukasi kepada masyarakat desa agar sadar investasi dan mendorong perekonomian bangsa,” ujarnya.

Keberhasilan mereka mendapatkan hibah ini tidak mudah, lantaran proposal yang diajukan harus diseleksi melalui berbagai tahapan. Pertama tahap administrasi, kemudian tahap evaluasi kelayakan, dan tahap presentasi akhir. Alhamdulilah dengan kekompakan tim, serta dukungan dosen pembimbing maupun pihak fakultas, akhirnya tahap akhir proposal dapat lolos.

Perlu diketahui KSPM FEB Unisma ini juga kerap meraih prestasi nasional dari Pasar Modal Indonesia dalam kompetisi 10 Days Challenge. Mereka berturut-turut menyabet juara mulai periode 2 sampai 4 sebagai Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia teraktif dengan nilai transaksi hingga mencapai Rp 39 miliar. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry