Kelompok Binaan Pertamina saat mempraktikkan membuat olahan limbah ikan. DUTA/ist

SIDOARJO | duta.co – Upaya pengenalan produk inovatif program CSR, Kelompok Binaan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berpartisipasi dalam Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh BUMDES Kalanganyar Makmur di Desa Kalanganyar, Sidoarjo, Minggu (3/4/2022) hingga 27 April mendatang.

Bazar Ramadan ini dihadiri Kelompok Binaan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus DPPU Juanda, Kelompok Olikan (Olahan Limbah Ikan) dan Kelompok KeCe (Kerang Kalanganyar Collection) dengan menampilkan produk inovatif kerupuk sisi ikan dan kerajinan kerang.

Bazar Ramadan ini menjadi ajang bagi Kelompok Binaan CSR Pertamina untuk dapat mempromosikan produk unggulan yang dimiliki masing-masing kelompok. Kelompok Olikan tampak antusias mengenalkan olahan kerupuk sisik ikan bandeng dengan memberikan produk tester kepada pengunjung yang tertarik untuk mencobanya.

Sementara itu, pengunjung juga berdatangan ke stand KeCe. Di antara stand makanan dan minuman, stand Kelompok KeCe ini memang menarik perhatian karena menjual kerajinan tangan berbahan dasar kerang laut dengan produk-produknya yang sangat bervariasi. Bazar Ramadhan ini sangat membantu meningkatkan pendapatan anggata kelompok.

Produk kelompok binaan CSR DPPU Juanda yang sudah memasuki tahun kedua pembinaan ini memiliki ciri khas tersendiri, diolah dari limbah yang sebelumnya terbuang. Kerupuk Olikan diolah dengan memanfaatkan bagian ikan bandeng yakni sisik ikan yang biasanya dibuang menjadi produk layak konsumsi.

Sementara itu, Kelompok KeCe mengolah limbah kulit kerang yang didapat dari pesisir pantai sekitar Desa Kalanganyar, biasanya kulit kerang tersebut dibiarkan menumpuk begitu saja.

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menjelaskan program CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Desa Kalanganyar ini sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs).

Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program pemberdayaan terutama untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Desa Kalanganyar sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo yang memiliki potensi budidaya ikan bandeng melimpah yang dihasilkan 3000 ha lahan tambak yang ada di desa tersebut.

Karena potensi itulah bermuncuLan kelompok-kelompok UMKM olahan ikan bandeng khas Desa Kalanganyar termasuk jasa cabut duri dan pembersihan sisik ikan bandeng.

Satu hal yang masih dikeluhkan masyarakat akibat perkembangan industri pengolahan ikan di desa tersebut adalah pembuangan limbah ikan seperti sisik dan kepala ikan sisa produksi yang belum dikelola dengan baik, bahkan seringkali dibuang begitu saja sehingga menjadi limbah yang semakin hari semakin menumpuk.

Berangkat dari permasalahan inilah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus DPPU Juanda melaksanakan pendampingan CSR yang kemudian menciptakan kesadaran kelompok akan pentingnya mengelola limbah dan melestarikan lingkungan sekitar.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang selalu terlibat dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program CSR yang kami rancang, mulai dari masyarakat sendiri, lembaga dan instansi kemasyarakatan, media hingga pemerintah daerah setempat. Semoga kedepannya program ini akan terus berkembang menuju perekonomian mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ungkap Deden. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry