SURABAYA | duta.co – Jelang Pilwali Surabaya, Dwi Astuti terus marajut dukungan dari sejumlah komunitas. Meski pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan banyak partai.

Sejumlah komunitas berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), diklaim siap mendukung dirinya.

“Banyak komunitas yang sudah menyatakan siap mendukung. Di antaranya komunitas pedagang cilok, perias dan penggiat UMKM,” kata Dwi Astuti, Rabu (23/10/2019).

Saat ini sudah ada 200 pedagang cilok yang sudah menyatakan mendukung orang dekat Gubernur Khofifah ini untuk maju di Pilwali Surabaya.

“Sementara masih 200 kepala keluarga pedagang cilok, jumlah ini sangat mungkin bertambah. Saya tertarik karena mereka bagian dari warga Surabaya yang sangat perlu diperhatikan. Saya yakin Indonesia sangat lengkap dengan mereka yang berjuang dengan hidupnya dan keluarganya sehingga keberadaan walikota Surabaya bisa memperhatian elemen manapun,” papar Wakil Sekretaris PW Muslimat NU Jatim ini.

Selain itu dirinya juga juga mengaku didukung penuh oleh komunitas perias tiara kusuma, Masyarakat miskin kota, komunitas sekolah swasta dan negeri, komunitas PAUD, komunitas dewan pendidikan, maarif, NU juga Muslimat NU.

“Orang tua saya juga perias pengusaha rias pengantin dan kecantikan kulit rambut. Komunitas itu perlu saya sentuh karena mereka juga perlu ditingkatkan keahliannya. Mereka butuh diperhatikan karena di situ banyak perempuan penanggung ekonomi keluarga,” terang Dwi yang juga anggota Dewan Pendidikan Jatim ini.

Meski mengaku endapat banyak dukungan dari berbagai komunitas, Ia menegaska tidak akan maju melalui jalur independen. “urusan kendaraan masih tetap diusahakan kan ke partai-partai karena bisa maju karena ada kendaraan. kalau independen Saya tidak, Karena posisinya memang harus lewat partai,” tegasnya.

Di sisi lain, Mantan Caleg Partai Persatuan pembangunan (PPP) untuk DPRD Jatim di Pileg 2019 itu, bahkan telah merajut komunikasi dengan tujuh Parpol.

Selain ikut penjaringan PDIP, Nasdem dan PSI, Dwi menyebut intens berkomunikasi dengan PKB, PAN, PKS dan PPP. zal

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry