Rektor Unitomo bersama Forkompinda Kota Batu sedang menanam Pohon Durian sebagai wujud implementasi mitigasi vegetasi di kegiatan Unitomo Mengabdi di Kota Batu. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co –  Universitas Dr Soetomo (LPM Unitomo) menggelar kegiatan bertema Unitomo Mengabdi.

Kegiatan ini atas kerjasama Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unitomo dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kota Batu serta Among Tani Foundation (ATF).

Kegiatan Unitomo Mengabdi ini salah satunya di Desa Sumberbrantas dan Kungkuk, Kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Rektor Unitomo, Siti  Marwiyah mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk nyata kampus Kerakyatan dan  Kebangsaan hadir di tengah masyarakat bersama-sama menjaga alam. Dikatakannya dalam pengabdian ini Unitomo memberikan  pembelajaran mobil edukasi penanggulangan bencana (Mosipena).

“Selain itu memberi dukungan dalam apel siaga darurat sebagai sinergitas dengan pentahelik, melakukan mitigasi vegetasi  penanaman pohon di sekitar lereng sumber brantas dan desa kongkok sebanyak 217 bibit pohon jeruk dan sirsak kuning, serta memberi santunan pada korban terdampak melalui sejumlah lembaga duafa di Kota Batu,”  ungkap Doktor Bidang Hukum Tata Negara yang kerap dipanggil Iyat ini.

Iyat menambahkan, kegiatan pengabdian ini sangat didukung tim Pusat Studi Bencana dan Lingkungan (PSBL) Unitomo yang digawangi pak Hendro Wardhono. Melalui sinergitas ini, Unitomo menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Jatim yang mengawali kegiatan pengembangan destinasi wisata yang berbasis mitigasi bencana.

“Ke depan Unitomo siap mengambil peran mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersinergi dengan kebencanaan dalam mitigasi bencana, saat ini Unitomo telah melakukan langkah nyata yakni mitigasi vegetasi penanaman pohon untuk mencegah longsor,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi kegiatan pengabdian Unitomo di Kota Batu. Lewat pola preventif ini, sinergi pentahelik  akan membuka ruang lebih besar untuk mengedukasi masyarakat terhadap penanganan bencana sehingga dapat meningkatkan kesadaran diri dan memunculkan tanggap tangguh bencana di masyarakat.

“Terima kasih Unitomo, seluruh jajaran rektorat dan dosen telah mengedukasi masyarakat agar tangguh menghadapi bencana,”  ujarnya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry