MALANG | duta.co – STIE Malangkucecwara (ABM) Malang sukses menggelar wisuda ke-70 secara hybrid. Ini untuk kedua kalinya kampus asri ini, di masa pandemi Covid-19 menggelar wisuda yang menggabungkan antara peserta offline dan online.

Kepala Bagian Humas STIE Malangkucecwara, Benita Rachmania, mengatakan bahwa ini kedua kalinya kampus ABM mengadakan wisuda hybrid. Kali ini dipantau langsung Satgas COVID dan TNI-Polri yang dihadiri langsung Danramil dan Kapolsek setempat. Bisa dikatakan memiliki pengalaman dalam pelaksanaan wisuda hybrid dengan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

“Kami memang menekankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 berjalan disiplin. Setiap peserta wisuda wajib mengikuti prosesi wisuda sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia,” ungkap Benita, Sabtu (30/10/2021).

Kepala Humas ini juga menyatakan, tantangan wisuda daring adalah teknologi dimana sistem Online and offline dikombinasikan menjadi satu pelaksanaan. ABM memang sudah punya pengalaman menggelar wisuda hybrid, karena dulu pemerintah sudah mengizinkan.

Ketua Panitia Pelaksana, Fera Tjahjani, S.E., Ak., M.M., CA. menjelaskan peserta yang mengikuti wisuda offline sebanyak 90 orang. Sedangkan 88 orang lainnya mengikuti secara daring.

Peserta hanya boleh dibatasi membawa pendamping maksimal dua orang dengan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19. Vaksin diwajibkan tidak hanya peserta tapi juga pendamping peserta.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto didampingi Danramil Lowokwaru Lettu Riyanto mengatakan acara ini telah memenuhi standar prokes. Panitia telah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19.

Polsek menerjunkan sekitar 10 personel dan Koramil mengirim 4 personel. Mereka juga dibantu Satpol PP dan petugas gabungan lainnya untuk memastikan pelaksanaan wisuda di STIE Malangkucecwara berjalan lancar sesuai protokol kesehatan Covid-19. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry