Petugas saat mengevakuasi bus penumpang rombongan peziarah walisongo asal Bogor di Kecamatan Brondong, Selasa (15/02) malam.

LAMONGAN | duta.co – Kecelakaan lalu lintas antara bus pariwisata ziarah walisongo dengan dump truk muatan batu kapur terjadi di Jalan Daendels Tuban – Gresik, tepatnya di depan SPBU Dusun Belik Desa Brengkok Kecamatan Brondong, pada Selasa (15/02) malam.

Akibat kejadian itu, dari 30 penumpang rombongan ziarah walisongo dari Bogor dengan tujuan Sunan Giri Gresik, 17 penumpang di antaranya mengalami luka ringan, sementara dua orang penumpang mengalami patah tulang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo Widodo menjelaskan, kecelakan antara truk tronton dengan bus yang ditumpangi rombongan peziarah asal Kabupaten Bogor tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB.

“Semula dump truk tronton muatan batu kapur dengan nopol H-1587-VL yang dikemudikan oleh Riko Setyo Budi (20) tersebut berjalan dari arah barat ke timur,”  ujar Iptu Anang, Rabu (16/02).

Ketika di lokasi kejadian, kata Anang, truk tronton dengan bermuatan batu kapur tersebut diduga melebihi muatan, sehingga tidak kuat melewati tanjakan. Kemudian kendaraan tidak dapat melaju karena mesin mati.

“Sehingga kendaraan bergerak mundur dengan posisi setir terkunci. Pada saat bersamaan di belakang truk melaju bus mini dengan nomor polisi T 7810 AB yang di kemudikan Jainudin yang ditumpangi 30 orang peziarah walisongo,” ungkapnya.

Anang melanjutkan, bus itu diduga tidak bisa menghindar, sehingga terjadi tabrakan antara kedua kendaraan tersebut.

“Akibatnya 17 penumpang mengalami luka ringan, nyeri kaki dan tangan serta trauma, hanya 2 orang patah tulang dan harus dirujuk ke RSUD dr. Soegiri Lamongan,” beber Anang.

Beberapa penumpang lainnya dibawa petugas menuju Puskesmas Brondong untuk mendapatkan pertolongan medis atas luka ringan yang dialami. Selain korban luka, kedua kendaraan tersebut juga mengalami kerusakan dan harus dievakuasi.

“Saat ini korban yang mengalami luka ringan sudah mulai dijemput oleh keluarganya. Sementara korban yang mengalami patah tulang dirawat di RSUD dr. Soegiri,” tandas Anang. (ard)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry