Kepala BPBD Jombang, Wiko F Diaz.

JOMBANG | duta.co – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiko F. Diaz, mengingatkan warga Kota Santri agar lebih berhati-hati membakar sampah di musim panas yang disertai angin kencang. Pasalnya, dalam sepekan terakhir, intensitas kebakaran lahan di Jombang mengalami peningkatan.

Salah satu peristiwa terbaru terjadi di Desa Gedangan pada pukul 18.30 WIB. Lahan bambu milik warga terbakar dan sempat membuat panik masyarakat sekitar. Beruntung, api tidak sampai merambat ke pemukiman. Namun, tim pemadam mengalami kendala akses karena jalan desa dipadati warga yang sedang menggelar acara sound horeg.

“Laporan warga masuk, kami langsung meluncur ke lokasi. Tetapi karena jalan sempit dan ada kegiatan warga, armada pemadam terlambat sekitar 20 menit,” jelas Wiko.

Ia menegaskan, keterlambatan itu bukan disebabkan kelalaian petugas, melainkan faktor lapangan yang sulit diprediksi.

“Kami ini berpacu dengan waktu. Kalau ada pengguna jalan yang menghambat upaya penyelamatan kebakaran, tentu risikonya bisa lebih besar. Perlu diingat, kami bekerja sesuai perlindungan undang-undang,” tegasnya.

Wiko pun kembali mengingatkan agar warga tidak sembarangan membakar sampah. Api kecil sekalipun, menurutnya, bisa dengan cepat merambat ke lahan kering saat angin bertiup kencang. Karena dalam satu minggu bulan September ini sudah ada 4 kejadian kebakaran lahan yang masuk ke BPBD.

“Warga harus lebih waspada. Kesadaran bersama jauh lebih penting daripada penyesalan setelah terjadi musibah,” pungkasnya. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry