
SIDOARJO I duta.co – Jumat (3/10/25) malam, cucu almaghfurlah KH Hasyim Asy’ari, notabene pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Dr KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) ambruknya bangunan Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Gus Irfan, demikian akrab dipanggil juga membaur dengan puluhan orang tua dan wali santri yang diselimuti wajah duka, menunggu kabar anak-anak mereka yang belum ditemukan. Tanpa basa-basi, Gus Irfan langsung meninjau lokasi, kediaman pengasuh ponpes, serta posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Ditemui duta.co di kediaman pengasuh Ponpes Al-Khoziny, Gus Irfan yang ditemani DR Mohammad As Abdul Anam, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin memberikan apresiasi atas kerja tim evakuasi.
“Kami datang untuk memberikan dukungan, support sekaligus semangat kepada keluarga besar Ponpes Al-Khoziny. Kedua, perlu juga memberi support orang tua wali santri yang mungkin sudah tidak sabar untuk mendapatkan kepastian tentang putranya,” ungkap putra almaghfurlah KH Yusuf Hasyim yang juga Menteri Haji dan Umrah ini.
Ia menambahkan, proses evakuasi memang tidak mudah dan membutuhkan waktu. “Itu tidak gampang. Karena proses ini haru berjalan ekstra hati-hati, bisa dua sampai tiga hari. Mohon sabar, insyaAllah semuanya sudah ditangani oleh orang-orang yang ahli dan tepat. Pemprov sudah luar biasa memberikan apapun yang diperlukan demi kelancaran proses evakuasi ini,” pungkasnya.
Sementara, Abdullah, salah satu orang tua santri yang mendatangi posko Ante Mortem Bid Dokkes Polda Jatim, menyampaikan kesedihannya saat memberikan data kelahiran dan ciri anaknya. “Kami datang untuk laporan atau memberikan data-data tanda lahir anak saya yang dibutuhkan. Anak saya Muhammad Rehan Jamil (14),” jelasnya.
Dengan nada lirih, Abdullah berharap anaknya segera ditemukan. “Harapannya, setelah melapor ke sini cepat ketemu, kalau memang tidak tertolong supaya cepat bisa dimakamkan,” tutur warga Krembangan Jaya Selatan, Surabaya, Jumat malam. (loe)





































