ZIARAH MAKAM: Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan tabur bunga di makam Gus Dur kompleks Tebuireng, didampingi KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), Kamis (2/3). (duta.co/nurul yaqin)

JOMBANG | duta.co – Hampir sehari pada Kamis (2/3) hari ini, Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R Donovan ke Jombang. Pertama datang di Kota Santri Jombang, Joseph menginjakkan kakinya di Ponpes Tebuireng, Jombang.

Sayangnya, kunjungan Joseph didampingi Konjen AS di Surabaya Heather C Variava bersama rombongan di Ponpes Tebuireng tidak boleh diliput wartawan. Setelah diterima  Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) di Dalem Kasepuhan, Donovan yang didampingi istrinya, sempat ziarah ke makam Gus Dur dan melakukan tabur bunga.

BERCANDA: Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan dan Gus Solah di Dalem Kasepuhan Tebuireng, Jombang, Kamis (2/3). (duta.co/nurul yaqin)

Usai berkunjung di Ponpes Tebuireng, Joseph bersama rombongan menuju tempat peribadatan umat Konghucu, yakni Klenteng Hook San Kion di Gudo, Jombang. Selain mendapat pengawalan ketat dari pihak Polres Jombang, puluhan Banser (Barisan Ansor Serbaguna) dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemud (GP) Ansor Gudo ikut menyambut dan mengamankan kunjungan petinggi AS di Indonesia itu.

Ketua Klenteng Hook San Kiong Gudo Jombang Toni Harsono mengatakan,  kunjungan Dubes Donovan ke Klenteng Gudo merupakan kunjungan balasan. Karena sebelumnya pihaknya dengan Wayang Pothehi pernah berkunjung ke Keduataan Besar As di Jakarta.

”Beliau ingin mengenal lebih dekat budaya warga keturunan di Jombang sini. Dan bertemu tokoh-tokoh Tionghoa di sini,” tandasnya.

Di samping kunjungan budaya, Dubes juga menjadi pembicara dalam seminar “Sharing Kebangsaan Pluralisme Kekuatan Membangun Bangsa” yang digelar di aula klenteng.

KE KLENTENG GUDO: Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan saat berkunjung di Klenteng Hook San Kion, Gudo, Jombang, Kamis (2/3). (duta.co/nurul yaqin)

Dubes AS Joseph R Donovan mengaku bangga bisa berkunjung di Ponpes Tebuireng. Menurut dia, Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Solah begitu baik menyambutnya.

“Saya sangat bersyukur, dengan baik hati dan keramahtamahan, Gus Solah mau meluangkan waktunya menerima kami dengan begitu baik, sehingga kami bisa mengerti lebih banyak tentang Indonesia,“ ujar Donovan melalui penerjemahnya.

Sedangkan di klenteng Gudo, Donovan bersama istrinya juga sempat melakukan sembahnyang. Sebelumnya, Donovan melihat wayang Potehi yang dipentaskan di halaman klenteng Gudo. Bahkan, Donovan naik panggung tempat dalang wayang Potehi.

“Sungguh kami sangat kagum dengan Jawa Timur, banyak kebudayaan yang beraneka ragam di Indonesia yang sangat besar ini,“ ujar Donovan.

Tentang keterlibatan Banser pada pengamanan Dubes Donovan di klenteng Gudo, Syamsul Maarif selaku komandan Banser Gudo mengatakan, itu merupakan permintaan pihak klenteng. “Banser diminta Ketua Klenteng Hok San Kiong Gudo untuk ikut mengamankan kunjungan Dubes ke sini,” terangnya di lokasi.

Dikatakan Syamsul, personel Banser yang diterjunkan dalam pengamanan kunjungan Dubes Donovan 35 orang. Mereka melakukan penyambutan dan pengamanan di lokasi kegiatan. ”Kebetulan Banser di sini sering melakukan kegiatan bareng dengan pihak Klenteng, jadi sudah terjalin hubungan baik,” imbuhnya.

Ketua Klenteng Hook San Kiong Gudo Jombang Toni Harsono membenarkan adanya permintaannya kepada Banser dan Ansor Gudo untuk ikut dalam pengamanan kunjungan Dubes Donovan bersama Konjen AS. ”Hubungan antara pengelola Klenteng dan Banser sudah sangat baik, kita terbuka tempat ini digunakan untuk kegiatan. Jadi untuk mengamankan kunjungan Dubes kita juga minta Banser terlibat,” ujarnya. rul