PASURUAN | duta.co – Tretes Night Run kembali digelar tahun ini. Acara yang diselenggarakan oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) ini rencananya akan dilaksanakan pada 26 Agustus mendatang.

Pelaksanaan tahun ini, merupakan keempat kalinya setelah dilakukan pertama kali di tahun 2013 lalu. Dipastikan even tahunan ini akan diikuti para pelari dari berbagai negara.

Ketua BPPD Lukas mengatakan, tahun ini Tretes Night Run hadir dalam nuansa yang berbeda. “Kondisi umum, acaranya sama. Tidak ada yang berubah, termasuk jarak tempuh yang akan dilalui peserta yakni 10 Kilometer. Tapi rute tahun ini kami ubah, “paparnya pada wartawan di Hotel Tretes View, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (7/8).

Menurutnya, rute yang dilalui peserta ini tidak sama dengan rute pada even sebelumnya. Tahun ini, ada sedikit perbedaan rute. Kepastiannya rute yang akan dilalui ini akan lebih ekstrim dengan beberapa jalur tanjakan dan turunan yang cukup menantang.

Dikatakan, even ini bukan lagi fun run, melainkan sudah berubah menjadi trail run. Sebab, medan yang akan dilalui pelari cukup berat. Namun, ia memastikan bahwa beratnya medan tidak akan mengubah apa yang akan didapatkan para peserta lari. “Pemandangan Tretes nan indah akan terbayarkan usai mengikuti Tretes night run ini. Dijamin pasti akan membuat ketagihan para runners, “jelasnya.

Lukas menjelaskan, untuk tahun ini, diperkirakan akan ada 800 peserta yang hadir dalam Tretes Night Run. Dari jumlah itu, ada tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Kenya yang sudah melakukan registrasi. “Kita berharap mereka bisa hadir. Peserta ini datang dari komunitas lari, ada perseorangan, dan sebagainya. Semoga acara tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, “beber dia.

Ia menambahkan, kegiatan lomba ini digelar untuk mempromosikan Kabupaten Pasuruan. Sekaligus mengenalkan budaya Kabupaten Pasuruan, seperti wisata alam, dan masih banyak lagi. “Sesuai dengan pesan pak Bupati, kami diminta untuk membuat image Tretes ini lebih baik. Tretes itu ramah lingkungan dan merupakan wisata keluarga yang layak dikunjungi wisatawan, “ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pasuruan, Joko mengungkapkan, Tretes Night Run merupakan acara puncaknya. Namun, sebelum acara itu , akan ada serangkaian kegiatan yang juga akan dilakukan pada 23 dan 24 Agustus. Juga dua acara yang tak kalah menariknya dengan lomba lari tersebut.

“Pada tanggal 23 Agustus, panitia menyelenggarakan lomba Cooking Competition dan Fruit Carving Competition di 24 Agustus. Lomba itu akan diselenggarakan di pelataran Hotel Surya Prigen. Untuk yang lomba masak, kami sengaja tahun ini menyediakan bahan baku lele. Peserta diminta membuat makanan olahan berbahan lele. Untuk lomba fruit Carving, disediakan semangka untuk dimodifikasi, “pungkasnya. (dul)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan