Karyawan Jatim Watkoraya saat berada di kantor KSPSI Surabaya di kawasan Menanggal Surabaya. Duta/Eko

SURABAYA | duta.co – Ketua Konfederasi SPSI Kota Surabaya, Dendy Prayitno mengancam akan menggelar aksi demo dengan memblokade akses jalan menuju kantor PT Schneider Indonesia yang berkantor ke Graha Pena Jalan Yani Surabaya.

Ancaman ini dilontarkan terkait belum bisa ditemuinya manajemen perusahaan yang berpusat di Hongkong itu untuk menyelesaikan masalah pemutusan kontrak  bisnis sejak 9 bulan lalu.

Jatim Watkoraya adalah agen alat-alat listrik dari Schneider Indonesia. Dalam kerjasama ini, Jatim Watkoraya hanya boleh mengageni barang-barang dari Schneider Indonesia, sehingga hidup matinya Jatim Watkoraya bergantung pada kelangsungan kerjasama yang sudah berlangsung 28 tahun itu.

“Ini kan sudah lama dan hanya bergantunt pada Schneider. Jika kerjasama bisnis diputus tanpa alasan seperti ini, kan karyawannya kelabakan. Karena itu, kami minta Schneider membuka ruang dialog dan menyelesaikan masalah ini,” kata Dendy, Rabu (30/10/2019).

Sejak 9 bulan hubungan  bisnis diputus, sudah beberapa kali dimediasi. Namun, Schneider selalu tidak hadir. Puncaknya, 24 Oktober lalu karyawan Jatim Watkoraya memblokade akses ke Schneider Indonesia di Graha Pena. Manajemen Graha Pena juga berupaya mempertemukan karyawan Jatim Watkoraya dengan Schneider, namun belum sampai terjadi.

Dendy menjelaskan, masalah ini juga sudah disampaikan ke Disnaker Jatim. Kepala Disnaker Jatim, Himawan, seperti yang disampaikan Dendy bersedia memanggil Schneider Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini pada Jumat.

Namun, jika sampai Jumat tidak ada tanda-tanda ada pertemuan untuk menyelesaikan masalah, karyawan akan melakukan aksi lagi di kantor Schneider Indonesia di Graha Pena. eko

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry