Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana saat meninjau kegiatan vaksinasi.

LAMONGAN | duta.co – Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menegaskan, semua masyarakat khususnya warga Lamongan saat ini perlu mulai membiasakan diri dengan teknologi digital dalam kehidupan sehari-harinya.

Menurut dia, salah satunya adalah pemanfaatan melalui aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi itu merupakan teknologi digital dalam mendukung penerapan protokol kesehatan, testing, tracing, treatment (3T).

“Itu adalah upaya krusial dalam pengendalian pandemi. Pemanfaatan melalui teknologi digital diharapkan mampu mempermudah dan menyingkat alur informasi, efektif, adaptif dan diadopsi dalam beragam sektor,” ujar Miko, Kamis (02/09).

Miko menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi adalah teknologi digital yang berperan penting dalam memandu jarak atau lokasi, yang merupakan fitur penting dalam pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Lamongan.

Fungsi utama aplikasi itu, kata dia, ialah untuk perlindungan diri kita sendiri dan juga orang-orang di sekitar. Karena itu, pemerintah sangat mengharapkan peran aktif masyarakat untuk mengunduh dan memanfaatkannya.

“Seluruh jajaran Polres Lamongan saat ini sudah menggunakan serta mengunduh aplikasi tersebut. Hanya ada beberapa anggota yang belum menggunakan, kisaran 20 orang itupun dikarenakan terkendala sakit,” ucap Kapolres.

Pemerintah mengembangkan aplikasi ini, sambung Miko, tujuannya ialah untuk melacak penyebaran Covid-19. Partisipasi dari masyarakat sebagai user sangat penting dengan membagikan data lokasi saat bepergian.

“Aplikasi PeduliLindungi berfungsi untuk membantu pemerintah dan instansi lainnya untuk melacak penyebaran Covid-19 di suatu wilayah. Caranya dengan mengaktifkan fitur lokasi di handphone,” tandasnya.

Aplikasi tersebut, jelas Kapolres, sangat membantu masyarakat untuk memperoleh informasi tentang area zonasi penyebaran Covid-19. Dengan ditunjukkan warna merah, kuning atau hijau sesuai lokasi yang dipilih.

Lebih lanjut, mantan Kapolres Kediri kota itu mengatakan, pelacakan tentu kedepannya melibatkan banyak pihak, mulai sektor perdagangan, wisata, transportasi, pendidikan, tempat ibadah, dan juga fasilitas umum lainnya.

“Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua, wilayah Lamongan kini sudah tidak ada lagi zona merah ataupun oranye. Yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga mulai mereda,” pungkas Kapolres. (ard)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry