Dua nelayan warga Paciran korban kapal tenggelam di perairan Sedayulawas yang berhasil selamat.

LAMONGAN | duta.co – Tiga orang nelayan asal Kecamatan Paciran tenggelam di perairan Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, pada Senin (23/5) dini hari.

Tiga orang tersebut di antaranya, Saiful Arip (39) nahkoda warga Banjarwati Kecamatan Paciran, dan dua ABK yakini Matakim (50) warga Desa Kemantren Kecamatan Paciran dan Khidfirul Anzis (40) warga Desa Weru Kecamatan Paciran.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat tiga orang nelayan pada Senin sekitar pukul 02.00 WIB berangkat dari Pelabuhan Tradisional Desa Kemantren Kecamatan Paciran menggunakan kapal tanpa nama yang dinahkodai Saiful Arip. Bersama dengan dua ABK, mereka berangkat melaut mencari ikan.

Kurang lebih perjalanan melaut mencari ikan 2 jam lamanya sekitar pukul 04.00 WIB. Akan tetapi, di perairan Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan tiba-tiba kapal tersebut dihantam ombak kurang lebih 1,5 m dari buritan kapal, sehingga kapal tanpa nama tersebut langsung terbalik dan tenggelam.

Saiful Arip bersama 2 ABK kapal tanpa nama menyelamatkan diri tidak sempat mengambil alat keselamatan. Selanjutnya Saiful Arip bersama 2 ABK kapal berusaha semampunya bertahan kurang lebih 1 jam di atas air dengan cara berenang.

Setelah itu nahkoda tersebut memanggil kedua ABK sudah tidak ada suara dan dicari sudah tidak kelihatan, akhinya ia  berusaha berenang 2 jam untuk mencari pertolongan dengan segala upaya.

Alhasil, akhirnya Saiful Arip berhasil mendapat pertolongan dari seorang nelayan Cumpleng bernama Qoirul Anam pada saat melintas mengetahui kejadian tersebut Qoirul Anam berusaha mencari 2 ABK kapal yang tenggelam.

Kurang lebih 2 jam akhirnya Qoirul Anam memutuskan untuk membawa Saiful Arip korban perahu tenggelam yang selamat ke kantor Sat Polairud Res Lamongan.

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Erni ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat menerima laporan tersebut langsung berkoordinasi dengan BKO Dit Polairud Polda Jatim dan dibantu bersama-sama masyarakat dan HNSI Lamongan melaksanakan pencarian kedua korban kapal tenggelam yang belum ditemukan.

Dalam pencarian tersebut, sekitar pukul 09.00 WIB pihaknya berhasil menemukan satu kroban tenggelam dalam keadaan selamat.

“Satu korban berhasil ditemukan bernama Khidfirul Anzis dalam keadaaan selamat. Korban berhasil ditolong kapal Dua Putra nelayan Blimbing yang dinahkodai Alidi di perairan Utara Sedayulawas,” tutur AKP Erni.

Korban, imbuh dia, ditemukan dalam keadan sehat dan sudah diserahkan ke keluarga untuk dibawa pulang ke rumahnya.

AKP Erni melanjutkan, dengan adanya 1 ABK kapal nelayan yang belum diketemukan saat ini Sat Polairud Res Lamongan beserta Kapal Bko Dit Polairud Polda Jatim bersama-sama masyarakat dan HNSI Lamongan melaksanakan pencarian.

“Kurang lebih 5 jam pencarian mengigat kondisi cuaca yang tidak bersahabat sementara ini pencarian dihentikan sambil menunggu cuaca BMKG bersahabat,” ucapnya.

Erni mengungkapkan, sampai saat 1 korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian bernama Matakin (50) warga Dusun Sentol Desa Kemantren Kecamatan Paciran.

“Adapun ciri-ciri korban yakni memakai Kaos putih, memakai training warna hitam, rambut cepak dan berkulit sawo matang,” tandasnya. (ard)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry