SURABAYA|duta.co – Fuad Amin Imron alias Ra Fuad, Mantan Bupati Bangkalan dikabarkan meninggal dunia di Graha Amerta RSU dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (16/9/2019). Dugaan sementara, keturunan dari Syaikhuna Kholil itu mengembuskan napas terakhir karena sakit yang dideritanya.
Kabar meninggalnya Ra Fuad menyebar secara luas dan cepat melalui grup-grup WhatsApp di Jatim sekira pukul 16.30 WIB. Dalam pesan kabar duka yang beredar, disebutkan bahwa almarhum meninggal dunia sekira pukul 16.00 WIB. “Di Graha Amerta (RSU dr Soetomo Surabaya),” demikian keterangan dari salah satu akun WA.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Pargiyono, membenarkan informasi meninggalnya Ra Fuad itu. “Pak Kalapas Porong baru menerima laporan dari petugas yang berjaga di rumah sakit memberitahukan bahwa Pak Fuad Amin meninggal,” ujar Pargiyono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon genggam, Selasa (16/9/2019).
Dia menjelaskan, sebelumnya Fuad Amin dirawat di RSUD Sidoarjo. Namun karena peralatan tidak memadai, sejak dua hari lalu almarhum dirujuk ke RSU Soetomo Surabaya. Pargiyono mengaku belum tahu riwayat penyakit apa yang jadi penyebab Fuad Amin meninggal dunia. “Penyakitnya apa silakan tanyakan pihak lapas Porong,” ucapnya.
Fuad Amin adalah Bupati Bangkalan dengan masa jabatan cukup lama, yakni sejak tahun 2003 sampai tahun 2012. Dia kemudian menjadi Ketua DPRD Bangkalan periode 2014-2019. Namun, kegiatan politiknya terhenti setelah terjerat perkara suap jual beli gas alam di akhir 2014. Singkat cerita, dia terbukti bersalah. Sempat dihukum di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin kemudian dipindah ke Lapas Porong, Sidoarjo. eno
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry