Fajar Annas Susanto, S.Kom., M.Kom – Dosen Prodi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik

APAKAH kita sering menemukan kalimat seperti judul di atas? Pasti semua hampir pernah menemui kalimat “404 Page Not Found”, apalagi di jaman modern seperti sekarang yang semua orang sering atau bahkan setiap hari mengakses internet melalui ponsel pintar atau leptop.

Banyak hal yang menyebabkan kalimat “404 Page Not Found” muncul dan membuat para peselancar dunia maya menjadi galau, salah satu yang paling popular menjadi kambing hitam adalah server. Entah kenapa server menjadi sasaran tumpahan dan makian kesalahan, padahal hal tersebut belum tentu benar. Kalau dilihat dari sisi teknis, tentunya banyak hal yang menjadi indikator dari server yang down tersebut.

Pesan error tersebut merupakan kode umpan balik standar dari HTTP (Hypertext Transfer Protocol) saat mengunjungi halaman website yang diakses bermasalah. Kode error tersebut muncul ketika pengguna dapat terhubung dengan server, namun server tidak dapat menemukan halaman yang dicari. Bisa juga karena salah dalam menuliskan link halaman website yang akan dikunjungi atau halamannya berpindah lokasi konten website yang dicari telah diubah, rusak, atau hilang.

Penyebab lain yang kemungkinan terjadi adalah kesalahalan caching, error plugin, atau kesalahan pengaturan domain. Penyebab gagal loading pada website terjadi dikarenakan adanya kesalahan pada caching. Dalam dunia per-internet-an, kejadian ini dikenal dengan nama caching error. Caching error bisa disebut sebagai kegagalan pada sistem cache untuk menampilkan website.

Saat browser gagal menemukan file cache website, akan terjadi gagal loading. Penyebab berikutnya adalah error pada plugin atau tema website. Error plugin atau tema cukup sering menimbulkan error not found website, karena kedua unsur ini dapat memengaruhi link website.

Kasus error pada plugin sering terjadi pada website berbasis WordPress dan dikenal dengan nama permasalahan compatibility. Berikutnya yang menjadi penyebab adalah kesalahan pengaturan nama domain.

Bisa jadi, domain website belum dipropagasi ke sistem DNS. Propagasi domain adalah proses peralihan atau update domain lama untuk diarahkan ke domain yang baru. Website bisa gagal atau tidak bisa diakses dikarenakan domain sudah kadaluarsa atau masih berada dalam masa propagasi.

Setelah mengetahui beberapa penyebab mengapa “404 Page Not Found” yang sudah disebutkan di atas, selanjutnya adalah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Dikutip dari berbagai sumber beberapa hal yang bisa dilakukan adalah merefresh browser, membersihkan cache, mematikan plugin dan mengecek link yang rusak dengan tool.

Solusi penyelesaian error pada website bisa dilakukan dengan cara tak terduga dan sangat sederhana seperti me-refresh browser. Saat menemukan error 404 page not found, lakukan refresh atau loading lagi pada halaman website dengan menggunakan tombol F5 atau memencet ikon reload di bagian kiri atas tab browser. Jika website mau terbuka, berarti sumber masalah terletak pada layanan hosting website.

Solusi selanjutnya adalah membersihkan cache. Browser umumnya otomatis menyimpan cache dari semua website yang pernah Anda kunjungi, termasuk cache halaman yang error dan mengakibatkan error seterusnya. Solusinya, Anda cukup menghapus cache serta history browser. Cara berikutnya adalah adalah mematikan tema atau plugin. Error pada plugin atau tema yang mengakibatkan kesalahan loading pada website sering terjadi pada website berbasis WordPress. Anda bisa mematikan plugin atau tema website melalui dashboard untuk mengatasinya. Kalau error tetap terjadi, kemungkinan error disebabkan oleh tema. Untuk mengatasinya, Anda cukup mengganti tema website.

Hal terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tesebut adalah dengan menggunakan aplikasi atau tool khusus untuk mengecek link apakah sudah benar atau tidak dan mengetahui di bagian mana kerusakan pada link tersebut. Ada banyak jenis aplikasi pengecek broken link yang dapat digunakan secara gratis dan online di internet. Bisa dicari dengan kata kunci “broken link checker”.

Semoga kita tidak menemui “404 Page Not Found” saat kita berselancar di dunia maya sehingga pekerjaan, kuliah dan kegiatan lain secara online bisa bejalan lancer. Amiiin. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry