Kali Plalangan Dusun Ngangkrik Desa Balun kecamatan Turi, saat Ambrol Minggu (07/04).(FT/Ardy)

LAMONGAN | duta.co – Akibat curah hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah kabupaten Lamongan dan sekitarnya beberapa hari ini, menyebabkan tanggul Kali Plalangan Dusun Ngangkrik Desa Balun Kecamatan Turi, ambrol Minggu (07/04) dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Mugito mengatakan, dampak dari ambrolnya tanggul Kali Plalangan tersebut, kurang lebih 40 hektar lahan pertanian maupun tambak warga Desa Balun dan sekitarnya kebanjiran.

“Informasi dari kepala desa Balun dan warga lainnya, hal itu terjadi pada Minggu pukul 02.00 dini hari, tepatnya ada di Dusun Ngangkrik Desa Balun kecamatan Turi,” ujar Mugito, Minggu (07/04).

Mugito mengatakan, ambrolnya Kali Plalangan di akibatkan oleh curah hujan sangat tinggi, sehingga semua saluran yang mengarah ke pembuangan Kali Plalangan penuh dan meluber, menggerus titik yang ambrol itu.

“Syukurlah mulai pukul 05.00 tadi pagi, dari berbagai unsur bergotong royong untuk mengatasinya, yaitu unsur dari TRC BPBD, Dinas SDA, Personil kecamatan Turi, Pemerintah Desa Balun, serta Babinsa bersama dengan warga setempat secara bergotong royong memperbaikinya,”  ucapnya.

Mereka semua, kata Mugito, memberi penahan dengan kayu bambu (Bongkotan) anyaman bambu (sesek guling) serta terpal yang merupakan kiriman bantuan dari BPBD lamongan.

“Sudah terpasang semuanya, sehingga luberan air Kali Plalangan saat ini yang masuk ke lahan pertanian warga, sudah bisa teratasi,” beber kepala BPBD Lamongan, Mugito, yang barusan di lantik minggu lalu, menggantikan Suprapto yang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan.

Mugito menjelaskan, lahan pertanian atau tambak warga yang terdampak total keseluruhan kurang lebih 30 hingga 40 hektar, tetapi yang agak berat sekitar 5 sampai 8 ha.

“Kerugian tersebut, teknisnya dinas masih menghitung, yang luberan air saya kira sudah teratasi, dan dampaknya sudah terminimalisir,” ungkapnya. ard

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.