SIDOARJO | duta.co – Heboh! Turnamen Voli antar-RW di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (8/8/25) berlangsung seru. Lomba dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia yang dibesut Karang Taruna (Kartar) ‘Abdi Bangsa’ itu, menyedot banyak penonton, baik warga perumahan maupun perkampungan.

“(Ini) partai seru! Pertemuan tim RW-10 vs RW 14 sangat dinanti warga. Meski keduanya sama-sama dari perumahan, memiliki kelebihan yang hebat, apalagi pemenangnya nanti ketemu dengan tim RW 03,” demikian disampaikan Ketua Kartar Desa Sidorejo Achmad Ikfan yang akrab dipanggil Ateng, kepada duta.co di lapangan pertandingan.

Tim Voli RW 10

Kelebihan Tim RW 10 adalah usia, terdiri dari anak-anak muda. Semangatnya membara. “Cuma, karena rata-rata baru bekerja atau kuliah, sehingga tidak cukup waktu latihan. Ini membuat kita sulit menemukan formasi yang baik, meski talenta voli-nya luar biasa. Tahun depan, kami sangat yakin, semua kita libas habis,” demikian keyakinan Hariyadi, pembina  Tim Voli RW-10 Graha Permata Sidorejo Indah, Desa Sidorejo.

Menurut Hariyadi, pertemuan dengan tim RW 14 Perumahan Jade, memang banyak dinanti orang. Di sana ada pemaian-pemaian berpengalaman. Sebagaimana kata komentator, mereka pernah main di Proliga (Liga Bola Voli Profesional) Indonesia. “Mereka pemaian tangguh, berpengalaman. Di sisi lain, mereka ada yang anggota, sehingga memiliki banyak waktu berlatih,” tegas lelaki yang juga anggota TNI AL (Marinir) ini.

Tim Voli RW 14

Sementara, RW 10 masih tengah memburu bibit-bibit unggul. Tidak ada waktu membangun formasi handal. Di lapangan, tampak lawan lebih menguasai formasi permainan. Banyak suporter menggerutu soal keaslian warga, ini setelah melihat formasi lawan terbangun baik.

“Tapi, kita tidak perlu menyoal itu, karena sudah sangat yakin panitia bekerja maksimal. Kita justru butuh lawan tangguh. Bayangkan, selama ini kita hanya punya waktu 4 kali latihan. Itu pun tidak genap karena berbenturan dengan pekerjaan anak-anak,” tegasnya.

Kalah Tapi ‘Juara’

Meski kalah 3:1 untuk RW 14, suporter dari RW-10 tetap bangga. Dari usia dan pengalaman, memang masih masbuk alias tertinggal. Tetapi dari sisi potensi, Tim RW 10 memiliki kesempatan emas untuk menjadi juara tahun depan.

“Saya bangga. Ini pertandingan fair. Pemaian RW 10 sudah menyuguhkan permainan maksimal. Mereka kalah karena tidak memiliki waktu latihan. Jadi, kalah tapi ‘juara’,” demikian disampaikan Ketua RT 49, Bambang usai pertandingan.

Menurut lelaki yang juga anggota Polri ini, tim Voli RW 10 layak mendatangkan sponsor untuk mengasah kehebatan anak-anak di bidang Voli. “Lapangan sudah memadai, biaya tidak besar, tinggal datangkan sponsor guna memburu bibit-bibit unggul di bidang olah raga,” terangnya.

Masih menurut Bambang, ke depan, akan muncul bakat-bakat baru olah raga di RW 10. Ini bisa kita saksikan di lapangan. Dengan manajemen yang bagus, Karang Taruna bisa menjadi media untuk mengarahkan anak-anak mengasah talentanya. “Terimakasih Karang Taruna ‘Abdi Bangsa’ Desa Sidorejo yang aktif membangkitkan semangat anak muda. Dari sini yakin lahir atlet-atlet hebat,” urainya. (mky)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry