JOMBANG | duta.co – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, kini dilakukan lockdown atau tutup sementara pelayanan tatap muka. Pasalnya, Kepala Dinas beserta pegawai terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (Covid-19). Nampak, di depan pintu kantor Dinas PUPR terdapat tulisan pengumuman penutupan pelayanan. Dan penutupan pelayanan dilakukan pada tanggal 2 sampai dengan 8 Juli mendatang.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Miftakhul Ulum, saat dikonfirmasi via seluler membenarkan dirinya beserta stafnya terkonfirmasi positif covid-19. Hal itu diketahui setelah jajaran Dinas PUPR melakukan test polymerase chain reaction (PCR), yang merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus.

“Iya, ada 6 pegawai yang terpapar. Dan kemarin sore (1/7/2021, red) ada hasil test PCR dan yang positif harus menjalani isolasi mandiri selama 10hari ke depan,” tutup Miftakhul Ulum, Kepala Dinas PUPR Jombang, Jumat (2/7/2021).

Terpisah, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, mengatakan bahwa mulai tanggal 2 sampai dengan 8 Juli mendatang, kantor Dinas PUPR dilakukan lockdown. Akan tetapi, aktivitas kegiatan tetap berjalan normal sebanyak 25 persen.

“Hari ini kantor memang kosong, tapi nanti setelah dilakukan penyemprotan disinfectan. Nanti setelah dilakukan penyemprotan, teman – teman yang dalam kondisi artinya bekerja yang 25 persen itu akan masuk kembali,” kata Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang.

Untuk yang melakukan Work From Home (WFH), sudah diatur oleh kepala dinas. Dengan tujuan, agar mereka tetap menyelesaikan pekerjaannya meskipun di rumah. Dan pelayanan tetap berjalan normal tanpa ada kendala.

“Nanti siapa yang masuk kerja dan siapa yang bekerja di rumah. Jadi tidak ada bahasa di lockdown tentunya,” jelasnya.

Dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19, kini dibutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pemberatasan penyebarannya virus corona. Khususnya, masyarakat yang menjalani isolasi mandiri harus tertib dan jangan sampai melakukan aktivitas kegiatan di luar rumah.

“Dengan aktivitas kegiatan dan tidak tertib bagi yang menjalani isolasi mandiri, tentunya akan bisa memberikan paparan untuk yang lain. Dan untuk di PUPR kemarin, sudah dilakukan tracing ada 80 pegawai yang dilakukan testing swab antigen, dan hasilnya negatif semua. Dua hari lagi untuk memastikan itu, akan dilakukan swab antigen lagi,” tandas Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Jombang. (dit)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry