PERKUAT TI : Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim, Wahid Wahyudi saat diarahkan para siswa Smamda untuk menyampaikan sambutan secara daring dalam acara inaugurasi siswa baru 2020/2021, Sabtu (18/7/2020). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Wahid Wahyudi terkagum-kagum dengan keahlian siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya.

Terutama keahlian dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi (TI) untuk proses Forum Taaruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) siswa baru 2020/2021.

Hal tersebut diungkapkan Wahid saat hadir langsung dalam acara inaugurasi di studio mini Smamda, Sabtu (18/7/2020). Inaugurasi adalah pengukuhan siswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Smamda Surabaya.

Inaugurasi itu pun digelar secara online. Wahid hadir untuk memberikan sambutan singkat kepada seluruh siswa melalui saluran youtube dan zoom Smamda. “Wah ini semua dikerjakan siswa, mantap. Salut dengan kreativitas ini,” ujar Wahid.

Dikatakan Wahid, siswa baru harus bangga menjadi bagian dari keluarga besar Smamda. Karena Smamda adalah sekolah swasta favorit yang memiliki banyak ekstra kurikuler dan menjadi sekolah dengan jaringan internasional.

“Sehingga siswanya bisa berinovasi. Salah satunya sistem Fortasi secara online dilakukan sendiri oleh siswa-siswi Smamda,” tuturnya.

Karena ke depan, persaingan global di bidang ilmu pengetahuan teknologi (Iptek) berkembang sangat pesat. Siswa dituntut untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Surabaya, Mohammad Ridwan juga mengaku kagum dengan Smamda. Terutama kemampuan para siswa dalam memanfaatkan TI.

“Ini bisa menjadi percontohan bagi sekolah Muhammadiyah yang lain,” tukasnya.

Ridwan menegaskan ke depan semua sekolah Muhammadiyah di Surabaya harus meningkatkan kemampuan dan fasilitas TI. Bahkan tiap sekolah harus melakukan rencana anggaran belanja yang lebih memprioritaskan untuk TI.

“Kalau dalam anggaran belanja TI-nya tidak banyak, kita tidak akan mengesahkan. Karena sekarang ini era teknologi dan semua harus mengedepankan itu,” tukasnya.

Kepala Smamda Surabaya, Astajab mengatakan inaugurasi adalah proses pengukuhan bagi siswa naru 2020/2021. Juga sebagai tanda berakhirnya masa fortasi.

“Kita ingin anak-anak ini semangat menjadi siswa Smamda. Makanya kita mengundang orang-orang penting dalam bidang pendidikan baik dari  Muhammadiyah maupun dari luar,” tukasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry