Kepala dinas pendidikan M Taufiq Agus Susanto (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, M Taufiq Agus Susanto irit bicara saat wawancara tentang pengadaan barang dan jasa untuk alat-alat Laboratorium IPA dan Biologi, serta media pendidikan bersumber dari DAK 2021, yang diserahkan pada SDN dan SMPN penerima.

“Media pendidikan itu macam-macam, saya tidak hafal persisnya, ada croombook, lcd, layar proyektor, konektor, cuma itu-itu saja,,” jelas Taufiq singkat. Selasa, (14/8/2021)

Taufiq juga enggan menjelaskan tentang rincian jumlah alat-alat Laboratorium IPA dan Biologi yang di distribusikan pada tiap-tiap lembaga penerima. Dikatakannya, untuk pengadaan alat-alat tersebut ada banyak, sehingga tidak dapat disebutkannya.

“Untuk pengadaan alat-alat IPA dan Biologi ada banyak, saya tidak hafal. Yang penting barang serta jumlahnya itu ada di e-katalog, dan sesuai juknis,” jelas Taufiq.

Ia menambahkan, dalam pegadaan barang dan jasa melalui sistem e-katalog tidak ada efisiensi biaya atau penurunan harga karena yang melakukan tawar menawar harga adalah LKPP (lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah), dinas tinggal membeli, dan prosesnya melalui LPSE.

Diketahui, selain anggaran Rp19,7 milyar untuk program revitalisasi 11 SMPN melalui tender. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi juga laksanakan kegiatan pengadaan barang penunjang program peningkatan mutu pendidikan, dengan pembelanjaan sistem e-Katalog

Berdasarkan data yang dimaksud yakni, pengadaan alat laboratorium IPA untuk 3 lembaga SMPN senilai Rp76.560.000, alat Biologi untuk 5 lembaga SMPN senilai Rp357.300.000, serta pengadaan media pendidikan untuk 11 lembaga SMPN sebesar Rp1.305.000.000.

Tidak hanya itu, sekitar 16 SDN juga mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1,3 milyar, untuk pembangunan jamban, ruang perpustakaan, ruang guru, ruang laboratorium TIK, serta untuk rehabilitasi ruang kelas, mendasar kebutuhan masing-masing sekolah penerima.

Kemudian pengadaan alat Laboratorium TIK di 14 lembaga SDN senilai Rp3.080.000.000, dan pengadaan media pendidikan untuk 258 lembaga SDN sebesar Rp.11.610.000.000. Sehingga total anggaran untuk semua kegiatan DAK 2021 di SDN dan SMPN, sesuai data mencapai Rp36.393.926.250.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry