SURABAYA | duta.co – Rencana Konfercab DPC PDI Perjuangan yang akan digelar 7 Juli mendatang akan memilih pimpinan baru. Namun, tampaknya pemilihan ketua nanti akan aklamasi.

Wakil Ketua Bidang Pemuda Pelajar & Olahraga DPC PDIP Surabaya Tri Didik Adiono, mengungkapkan, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana berpeluang memimpin kembali DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya lima tahun mendatang. Peluang ini muncul berdasarkan usulan 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Surabaya, agar kepemimpinan putra mendiang tokoh PDI Soetjipto itu dilanjutkan.

“Mayoritas kader ingin Pak Whisnu memimpin lagi. Ada 31 PAC se-Surabaya sepakat mengajukan satu nama, yakni Whisnu Sakti Buana (WS) sebagai ketua PDI Perjuangan Surabaya,” ujarnya, Selasa (2/7/2019).

Saat ditanya apakah Apa ada calon lain? Didik tegas menyebut tidak ada. Sampai saat ini, hanya nama WS yang diusulkan para kader. “Dipastikan aklamasi mengajukan satu nama Whisnu sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya selanjutnya,” tegasnya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini menjelaskan, PAC sebenarnya bisa mengusulkan maksimal tiga nama calon ketua. Dan DPC bisa mengusulkan calon ketua DPC ke DPP minimal lima nama. Namun, setelah melihat banyaknya prestasi yang ditunjukan oleh Whisnu Sakti Buana selama ini, menjadi bahan pertimbangan yang sangat kuat.

“Semua menghendaki Pak Whisnu, sehingga tidak ada nama lagi,” katanya.

Meski demikian, mekanisme pemilihan ketua DPC tetap akan dijalankan. DPP PDI Perjuangan lanjut Didik akan menentukan nama, sesuai dengan aturan yang ada. “DPD PDIP Jawa Timur juga berhak mengusulkan nama calon ketua DPC ke DPP. Tetapi, penentunya ada di DPP,” tambahnya.

Sebelumnya, DPC PDI Perjuangam Surabaya telah menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Surabaya, Kamis (27 Juni 2019) lalu. Dalam agenda Rakercab tersebut, selain membahas mekanisme pengajuan nama calon Ketua DPC, juga sebagai ajang sosialisasi hasil dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tentang mekanisme partai dalam mencanangkan PDI Perjuangan menjadi partai pelopor.

Whisnu Sakti telah berada di jajaran pimpinan DPC PDI Perjuangan Surabaya selama 15 tahun. Whisnu menjadi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya selama 5 tahun pada 2005-2010.

Kemudian jadi Ketua DPC PDI Perjuanga  Kota Surabaya selama 2 periode, 2010-2020.

Artinya, jika kali ini disetujui DPP PDI Perjuangan, kepemimpinan Whisnu Sakti akan bertambah 5 tahun lagi pada 2020-2025. Total bakal 20 tahun Whisnu berada di jajaran pimpinan PDI Perjuangan Surabaya. azi

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry