Kepala Balai Besar TNBTS John Kenedi (duta.co/HARIS)

MALANG | duta.co – Setelah hampir tiga bulan ditutup untuk pendakian,Gunung Semeru kembali dibuka. “Hari ini, Rabu ( 5/4) pendakian ke gunung Semeru secara resmi kita buka,”ungkap John Kenedi Kepala. Besar Taman Nasional Bromo, Semeru, Tengger.

Dijelaskan John Kenedi ditutupnya jalur pendakian ini, dengan beberapa pertimbangan, antara lain perbaikan sarana dan prasana, serta rambu-rambu yang hilang termasuk sampah yang ditinggalkan oleh pendaki.

“Disamping itu, pihak TNBTS juga menyiapkan tim penyelamat yang akan bekerja guna menjamin keselamatan pendaki,” jelasnya.

Diakui Kenedi,pembangunan sarana dan prasarana ini terkait dengan target pengunjung.

“Kita ditarget 2017 ini dengan meningkatkan jumlah pengunjung utamanya wisatawan mancanegara hingga mencapai 1 juta wisatawan, selama ini memang hanya 300 ribu,” ungkapnya.

Dengan pembangunan sarana dan prasarana tersebut, akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan untuk datang lakukan pendakian ke gunung semeru.

” TNBTS akan terus meningkatkan pelayanan yang mendukung pendakian ke gunung Bromo, hanya saja pihaknya meminta agar kawasan gunung Bromo,Tengger dan Semeru bersih dari sampah,”imbuhnya.

Karena selama ini, pihak TNBTS harus membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh para pendaki.

“Setiap bulan ada sekitar setengah ton sampah yang ditinggalkan oleh para pendaki, ” tandasnya.

Seperti diberitakan, rusaknya sarana dan prasarana pendakian ke gunung semeru dikeluhkan wisatawan dan para pendaki gunung tertinggi di pulau jawa itu. ( ais)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.