WAWALI : Mas Abu dan almarhumah Ning Lik saat diantar sejumlah tokoh partai mendaftar di KPU Kota Kediri (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Sesuai agenda telah disusun DPRD Kota Kediri melalui Badan Musyawarah (Bamus), disepakati pada Jumat depan, tanggal 10 Juli akan digelar Paripurna Istimewa dengan agenda Pembacaan Pemberhentian Jabatan Wakil Wali Kota Kediri. Diketahui bersama, Hj. Lilik Muhibbah yang juga Ketua PC Muslimat Kota Kediri, pada 16 Pebruari lalu telah meninggal dunia dikarenakan sakit. Tanpa terasa hampir setengah tahun, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar harus memimpin sendirian, apalagi di tengah wabah pandemi Covid-19.

Terkait agenda pembacaan pemberhentian jabatan wakil wali kota, dibenarkan Katino, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/7). Menurutnya, bahwa almarhumah Ning Lik, demikian sapaan akrabnya, dianggap sosok perempuan yang luar biasa dan mampu bekerja dengan sangat baik. Diharapkan untuk mengisi kekosongan kursi wawali yang masih terisa cukup lama 4 tahun. Harus sosok pengganti yang tepat, pekerja keras dan mampu menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami merasa kehilangan Ning Lik, harapan kami nanti pengganti almarhumah juga memiliki kemampuan yang sama, sosok yang tepat, pekerja keras dan mampu diterima di seluruh kalangan masyarakat. Sebenarnya banyak pengganti yang pas bila disandingkan dengan Mas Abu. Namun semua itu kewenangan pada partai pengusungnya.

Sempat muncul nama Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Djalil, kemudian Ketua DPD KNPI yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan dan terbaru Hartingah, sosok politikus dari Fraksi NasDem saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Kota Kediri. “Bila saya diberi amanah dan ditugaskan partai pasti siap, apalagi selama ini kami memiliki hubungan baik secara pribadi dengan Mas Abu dan merupakan partai pengusung. Namun yang terpenting, saya juga harus minta ijin dan mohon doa restu suami juga,” ungkapnya.

Diketahui bersama, Hartingah merupakan istri dari Nurhadi Sekti, merupakan Anggota DPR RI dari partai yang sama, NasDem. Pasangan pengusaha sukses ini, sebenarnya lebih condong memberikan kesempatan kepada para kader – kader muda untuk menduduki jabatan orang nomor dua di Kota Kediri. “Bila saya pribadi, memberikan kesempatan kepada kader – kader muda untuk maju pencalonan,” ungkapnya.

Reza Darmawan sendiri telah menyatakan siap untuk mendampingi sahabat baiknya karena memang sama – sama diberangkatkan dari satu partai, PAN. Bahkan dukungan dari sejumlah lembaga kepemudaan dan organisasi masyarakat dikabarkan telah mengalir kepadanya. Namun sosok lainnya, dianggap juga memiliki kualitas tidak kalah dengan almarhumah Ning Lik. diantaranya adalah Gus Ab, sapaan akrab Ketua PCNU Kota Kediri.

Pernah menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kota Kediri dari PKNU, matang dalam organisasi dan memiliki sejumlah jabatan termasuk Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri. Bila kemudian Gus Ab tidak mendapatkan pinangan dari Mas Abu, maka alternatif berikutnya adalah KH. Rofiqudin Romli, saat ini menjabat Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri. Nama disebutkan terakhir ini, pernah menjabat Ketua KPU Kota Kediri dan kemampuannya dalam berorganisasi selain masih memiliki kekerabatan dengan almarhumah Ning Lik, tak perlu diragukan. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry