KEDIRI|duta.co – Meski Kabupaten Kediri dalam status Zona Merah, namun menjadikan trenyuh judi sabung ayam masih terjadi meski sempat beberapa hari tutup. Lokasinya berada di Desa Banyuanyar Kecamatan Gurah, tepatnya di lahan persawahan berada di timur eks Lokalisasi Bong Cino Gurah.

Hasil pengamatan duta.co di lokasi, Minggu (04/01), ratusan sepeda motor dan mobil hingga berplat nomor luar kota terlihat berada di sekitar lokasi sejak siang. Sejumlah warga pun mengaku sebenarnya sempat tutup beberapa hari, namun kemudian kembali buka dalam seminggu ini. “Terus kami harus melapornya ke siapa, mas,” ungkap salah satu warga.

Sejumlah orang ditemui di salah satu warung kopi berada di lokasi sabung ayam, bahwa dirinya rutin hadir di lokasi ini. “Ini tadi pas apes, mas. Kalahnya cukup banyak,” ucap salah satu orang mengaku warga Madiun, sambil mengelus ayamnya yang kalah. Menurutnya bila dibanding di Madiun atau Nganjuk, maka lokasi di Gurah ini cukup luas dan bila menang bisa bawa uang ratusan juta.

Pemilik ayam lainnya mengaku sejak pagi berada di lokasi menghitung sekitar 50 kali lebih pertandingan digelar. “Sejak siang tadi hingga ini baru selesai. Kabarnya ini malam terakhir karena besok sudah tidak boleh buka lagi,” ucapnya. Atas kembali maraknya sabung ayam  Kaleb selaku Camat Gurah saat dikonfirmasi Minggu pagi menyatakan kaget atas kembali beroperasinya perjudian ini.

“Syaya sudah lama tidak dengar ada aktivitasnya, biasanya Mas Edi Pijar (LDM, red) memberikan kabar kalau disana marak lagi. Coba nanti tak konfirmasinya ke Polsek ” ucap Kaleb. Namun hingga pukul 21.00 wib, sabung ayam masih berlansung. Pertanyaannya ada apakah begitu lemah pengawasan dan tidak segera ada tindakan tegas oleh aparat penegak hukum. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry