BANTUAN : Bupati Jember Faida menyerahkan bantuan kepada lansi  dalam acara penutupan TMMD (duta.co/udiek)

JEMBER | duta.co -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, resmi berakhir Rabu 27 Maret 2019. Upacara penutupan Pangdiv Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.TR.Han.

Saat menjadi inspektur upacara, Pangdiv mengatakan, TMMD adalah wujud kegiatan TNI bersama masyarakat untuk ikut mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat dan kegiatan TMMD kali ini pun berjalan lancar dan sukses.

“Atas dukungan penuh dari Bupati Jember, hingga kegiatan TMMD berjalan dengan lancar dan sesuai rencana,” ungkapnya.

Sesuai laporan Komandan Satgas TMMD, Letkol. Inf. Arief Munawar, seluruh sasaran dapat diselesaikan 100 persen.

“Bahkan terdapat over prestasi dengan membangun saluran irigasi sejauh 50 m,” terangnya.

Selain sasaran fisik, TMMD juga mengupayakan sasaran non fisik. Seperti sosialisasi bela negara, kegiatan baris berbaris, mengajarkan kedisiplinan, serta kegiatan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Juga dapat diselesaikan beberapa permasalahan, antara lain pengurusan adminduk  masyarakat,” jelasnya.

Sekitar 1.500 KTP dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Pada prosesi upacara penutupan TMMD tersebut juga dilakukan penanda tanganan dan penyerahan naskah hasil kegiatan TMMD ke-104 dari Dandim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar kepada Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.

“Proyek yang telah diserahkan kepada bupati ini akan dipantau Bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember,”  ujar Pangdiv seraya berharap manfaat hasil kegiatan TMMD dirasakan langsung masyarakat.

Hasil kegiatan TMMD itu diantaranya jalan raya yang sudah dibenahi, fasilitas pendukung olahraga berupa paving blok sepanjang 300 m, sarana MCK, perbaikan rumah tidak layak huni, serta pembuatan pos kamling.

Atas hasil TMMD, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., mengungkapkan rasa syukurnya. “Pemerintah Kabupaten Jember sangat bersyukur atas kegiatan TMMD yang sangat membantu. TMMD adalah kerja nyata, bentuk sinergi, dan adanya TMMD dapat menjadi solusi untuk masalah masrakyat,” ujarnya.

Dalam TMMD ini juga telah menyelesaikan masalah yang sebelumnya belum terjankau untuk ditangani. Seperti penyelesaian adminduk.

Hasil dari TMMD, bagi bupati, sangat memuaskan, karena melebihi target. Kegiatan ini juga sangat membantu pemerintah, utamanya membantu masyarakat.

Orang pertama di Jember ini berharap kedepannya berlanjut dengan sinergisitas diluar kegiatan TMMD dalam karya bakti bersama TNI. “Untuk mempercepat pembangunan di wilayah wilayah yang sulit di Kabupaten Jember,” jelas bupati.

Setelah pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako, penyerahan makan bagi lansia kurang mampu, serta peninjauan display stand pelayanan, pameran, dan lain-lainya. (dik)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.